HEADLINE
Nasib Pasar Laura yang Tak Diminati Pedagang
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tak ada aktivitas jual beli hingga kini di Pasar Laura, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru ambil berbagai cara hidupkan pasar di Jalan Sukamara, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, agar tak jadi sia-sia.
Upaya melakukan pendataan masyarakat dan membujuk pedagang yang berjualan ke dalam Pasar Laura hingga menggratiskan retribusi lapak, tidak juga diminati pedagang.
Teranyar, Pemko Banjarbaru melalui Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru kembali mencoba meminta pedagang maupun petani menjadikan Pasar Laura menjadi sentra pasar sayur.
Disdag Banjarbaru siap memfasilitasi jika para pedagang menginginkan perubahan lapak di bangunan pasar tersebut.
Baca juga: Diduga Cekcok, Suami Habisi Istri Sendiri di Sukamara
Kepala Bidang Pasar Disdag Banjarbaru, Heryfani mengatakan, pihaknya mengupayakan untuk menghidupkan pasar tersebut, meminta kepada para pedagang yang berjualan di lokasi lama yang tidak jauh dari Pasar Laura.

Kepala Bidang Pasar Disdag Banjarbaru, Heryfani. Foto: ibnu
“Terus kita upayakan, sudah koordinasi dengan DKP3 Banjarbaru mencoba menjadikan Pasar Laura menjadi sentra pasar sayur,” ujarnya, Senin (27/2/2023).
Kerap kali pihaknya meminta para pedagang untuk berjualan di Pasar Laura, tapi pedagang kembali berjualan di lokasi pasar lama.
Hasil dari pendataan itu kata Hery, pasar tersebut terisi, namun hanya hitungan bulan para pedagang kembali keluar dari bangunan pasar.
Padahal pihaknya mewujudkan permintaan para pedagang dari luar pasar hingga ada rencana dari para pedagang untuk membuka pasar malam.
Baca juga: Banjir Meluas, Bupati Banjar Naikkan Status Siaga Menjadi Darurat Banjir
Dalam waktu dekat ini, kata Hery, pihaknya kembali akan memanggil para pedagang, jika usaha ini masih tetap seperti sebelumnya kata Hery, pihaknya tidak memaksakan keinginan para pedagang.

Bangunan Pasar Laura yang ditinggalkan pedagang karena sepi pembeli. Foto: ibnu
Disinggung terkait pasar yang ada tidak jauh dari Pasar Laura, diakui Hery pihaknya tidak bisa menertibkan pasar tersebut. Hal ini dikarenakan pasar tersebut berada pada lahan pribadi.
“Seandainya di badan jalan itu bisa kita tertibkan, kalau di lahan pribadi itu tidak bisa kita tertibkan,” akunya.
Lebih jauh, diungkapkan Hery, Disdag memiliki wacana, jika pedagang ingin mengubah bangunan fisik Pasar Laura untuk menyesuaikan kebutuhan bagi pedagang.
“Pemko siap merubah fisiknya, namun mereka harus ada kepastian untuk mengisi, jangan sampai ketika diperbaiki mereka tidak mengisi lapak pasar,” ungkapnya.
Baca juga: Gelapkan Motor Gadaian, Lelaki di Banjarmasin Dibekuk Polisi
Dirinya memastikan keadaan Pasar Laura akan dilakukan perawatan baik dari infrastruktur dan kebersihan pasar guna membuat kesan nyaman bagi pedagang dan pembeli.
“Ini bisa dilakukan jika mereka pasti berjualan di Pasar Laura,” tekannya. (Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter: ibnu
Editor: bie
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluMerajut Silaturahmi DPC PDIP Kapuas Buka Puasa Bersama
-
HEADLINE2 hari yang laluART Bupati Fadia Arafiq Disulap Jadi Dirut, Tugasnya Ambil Duit
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Wiyatno Safari Ramadan di Desa Batanjung
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPolres Kapuas Siapkan Pengamanan Lebaran
-
kampus24 jam yang laluMaju Calon Ketua PMII Banjarmasin, Ini Visi Misi Bawaihi
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Bagikan Santunan bagi Anak Yatim

