Kota Banjarbaru
Sektor Kriya Unggulan UMKM di Banjarbaru, Menuju Kota Kreatif Indonesia
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru masuk dalam program pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia.
KaTa Kratif Indonesia merupakan program kolaborasi antara Kemenparekraf dengan pemerintah daerah untuk mendorong para pelaku UMKM berinovasi memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Sehingga peluang usaha dan lapangan kerja baru dapat diciptakan bagi masyarakat.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendatangi para pelaku UMKM Banjarbaru untuk workshop di Dekranasda Creative Hub Mess L Banjarbaru, Jumat (3/6/2022) pukul 15.45 Wita.
Para pelaku UMKM terlihat antusias mengikuti workshop sembari ngobrol bareng dengan Sandiaga Uno.

Baca juga : Soal Penghapusan Honorer di 2023, Ini Kata Ketua Forum Honorer HSU
Sandiaga Uno mengatakan, Kota Banjarbaru telah memilih sub sektor kriya sebagai sub sektor unggulan yang akan dikembangkan selama 1 tahun ke depan. Program ini berjalan setahun kedepan agar bisa ditetapkan sebagai salah satu Kota Kreatif di Indonesia.
Untuk diketahui, terdapat 17 sub sektor usaha kreatif di dalam pengembangan KaTa Kreatif Indonesia yaitu permainan, arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fesyen, kuliner, film animasi dan video, fotografi, desain komunikasi visual, televisi dan radio, kriya, periklanan, seni pertunjukan, penerbitan, dan aplikasi.
“Kami baru saja menyelesaikan workshop kabupaten kota kreatif, dan Kota Banjarbaru telah memilih sub sektor kriya sebagai sub sektor unggulan,” ujar Sandiaga Uno.
Menparekraf memastikan dalam 1 tahun ke depan para pelaku ekonomi kreatif sub sektor kriya terfasilitasi.
Baca juga : Tak Kuat Menahan Kontraksi, Seorang Ibu Melahirkan di Pangkalan Ojek
“Sehingga bisa kita lakukan penetapan bahwa Kota Banjarbaru kota kreatif sub sektor kriya,” kata Sandiaga.
Sandiaga Uno menjelaskan, pengembangan KaTa Kreatif ini melalui proses uji petik dengan sistem bottom up, yang berarti masyarakat lebih berperan, sedangkan pemerintah hanya sebagai fasilitator dalam jalannya program.
“Proses uji petik ini, prosesnya adalah bottom up, dimana pemerintah pusat bersama pemerintah kota dan pemerintah provinsi memfasilitasi,” katanya setelah wokshop.
Masih kata Sandiaga Uno, berharap ini adalah momentum kebangkitan ekonomi Indonesia.
Terkait Dekranasda Kota Banjarbaru, Sandiaga Uno sangat mengapresiasi Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi, atas upayanya mempromosikan produk-produk UMKM Banjarbaru ke kancah internasional.
“UMKM dan bu Vivi terbaik, mudah-mudahan ini bisa terus ditingkatkan, saya yakin produk-produk binaan Dekranasda Banjarbaru sangat berkualitas, dan sama seperti bu Vivi sudah pernah membawa ke New York, dan tahun depan juga bisa dibawa go internasional,” kata Sandiaga. (Kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
-
kampus2 hari yang laluMaju Calon Ketua PMII Banjarmasin, Ini Visi Misi Bawaihi
-
Olahraga2 hari yang laluMengacu Spobnas, Dispora Kalsel Fokus Atlet Angkat Besi dan Dayung
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluMinim Penerangan Jalan Umum, Ini Titik Rawan Wilayah HSU Jelang Mudik Lebaran
-
Hukum1 hari yang laluJaksa Dinilai Tak Cermat, Pasal Dakwaan untuk Pendeta Sepuh Sudah Dicabut
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBazar Tebus Murah di Guntung Payung
-
Kabupaten Balangan3 hari yang laluPemkab Balangan Dukung Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026



