HEADLINE
Dibangun di Lahan 5.620,08 Hektare, Aero City Banjarbaru Akan Digarap Tahun 2022
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru adalah satu dari 10 kota yang akan membangun konsep Aero City atau Kota (Kawasan) berbasis udara.
Walaupun saat ini pembangunan aero city tidak menjadi prioritas RPJMN, Pemko Banjarbaru terus mendorong dalam Raperpres Banjarbakula.
Konsep yang ditetapkan sebagai sentral percepatan khususnya di bidang ekonomi, yang merupakan program nasional dan daerah. Dalam kegiatan pengembangan Kota Baru ini, Pemerintah Kota Banjarbaru telah menetapkan bahwa kawasan ini akan mengiring tema “Aero City”, yakni kawasan yang akan terintegrasi dan memanfaatkan keberadaan bandara sebagai daya ungkit pertumbuhan wilayah.
Di daerah Kota Banjarbaru Aero City sudah dibangun pada masa Wali Kota Nadjmi Adhani pada tahun 2018 dengan masterplan dibantu oleh Kementerian PUPR. Akan tetapi di tahun selanjutnya di serahkan pembangunan ke Pemko Banjarbaru dengan konsep Banjarbakula tetap mendorong masuk ke Raperpres Banjarbakula.

Baca juga : Tahukah Kamu Kenapa Tubuh Perlu Air Putih
Kepala Bidang Fisik Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banjarbaru Erwin menerangkan, di Banjarbaru sendiri akan di bangun Aero City di lahan 5.620,08 hektare.
“Dari total keseluruhan total lahan 5.620,08 hektare kami bagi menjadi 6 Sub BWP dengan tema masing-masing terhadap pengembangannya,” jelasnya, Rabu (3/11/2021).
Diterangkan Erwin dari 6 sub BWP, pihaknya sudah menyusun perencanaan di 3 sub BWP. Kemudian, ditahun ini direncanakan akan melakukan penyusunan masterplan dan siteplan pada sub BWP 4 dan 1.
“Secara keseluruhan konsep sudah jadi masterplannya yang disusun Kementerian, karena diawal ada beberapa konsep yang dibantu oleh pusat terkait infrastruktur pemukiman pada kawasan Aero City,” ujarnya.
Baca juga : Calon Tunggal Panglima TNI, Jenderal Andika Punya Kekayaan Sebesar Rp179,9 Miliar
Pada tahun 2022, kata Erwin berdasarkan kajian terdahulu akan memfokuskan pada pembangunan pada Sub BWP 1, karena menjadi bagian utama dari jalan Lingkar Utara dan jalan utama masuk ke Bandara.
“Pembangunan akan kita lakukan secara bertahap,” pungkasnya.
Dituturkan Erwin dalam Aero City akan meliputi Kecamatan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang dan sebagian Kecamatan Banjarbaru Utara.
Sementara itu, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru, Norkhalis Anshari mengatakan dirinya sangat mendukung dalam pembangunan Aero City ini. Tetapi harus dikaji benar-benar agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kita sangat mendukung Aero City ini, tetapi dalam kondisi kita saat apakah memungkinkan terus dilanjutkan, apakah masuk dari RPJMD dan hal-hal lainnya yang menjadi pertimbangan untuk melaksanakan program tersebut,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
Hukum2 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla Selama Dua Pekan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPerpedayak Kapuas Salurkan Bantuan Sosial Peduli Karhutla ke Posko
-
HEADLINE17 jam yang laluWalhi: Pemerintah Tidak Serius Tangani Karhutla di Kalteng
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Dampingi Menhut Tinjau Hutan Lindung Bekas Terbakar di Liang Anggang



