Kabupaten Barito Utara
Antisipasi Gas Melon Disalahgunakan, Pemkab Barut Siapkan Kartu Khusus
KANALKALIMANTAN.COM, MUARA TEWEH – Asisten I Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Barito Utara (Barut) Rakhmat Muratni mengungkapkan, Pemkab dan DPRD Barito Utara (Barut) telah membahas permasalahan yang sering terjadi pada LPG subsidi pemerintah.
Diantaranya penyelewengan dan harga jual sesuai gas melon yang tidak sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Makanya, salah satunya metode yang akan dilakukan untuk menghindarinya itu dengan penyaluran LPG bersubsidi dilakukan tertutup atau terbatas dalam penyalurannya sehingga tepat sasaran.
Baca juga: Sekolah ‘Bandel’ Masih Jual Beli Buku LKS Idaman, Wali Kota Banjarbaru Geram
Bagi yang termasuk kategori rumah tangga miskin dan pelaku usaha kecil menengah (UMKM), boleh membeli serta memegang kartu khusus atau kartu kendali.
“Maksud dari penyaluran tertutup atau terbatas elpiji ini, agar tidak lagi diperjualbelikan terbuka atau komersil seperti sekarang,” ujarnya.
Dengan demikian, hanya orang yang memiliki kartu khusus atau kartu kendali saja yang bisa membeli.
Selain itu, pembentukan satgas pengawasan dan bantuan penegak hukum untuk penindakan penyelewengan pendistribusian juga sangat penting, disamping penambahan pangkalan.
Untuk pendistribusian LPG 3 Kg bersubsidi disepakati, bahwa perlu percepatan penyusunan tim pengawas LPG. Kemudian juga menggalakkan usaha di tingkat desa (Bumdes) yang berhubungan dengan LPG.
Selanjutnya Pemkab akan meningkatkan pengawasan dan penertiban, terhadap distribusi LPG 3 Kg bersubsidi mulai dari agen.
Baca juga: Lagi, Ditemukan Perempuan Meninggal di Sebuah Bedakan di Landasan Ulin
“Kemudian kita turun sampai ke pengecer dibawah agen. Supaya masyarakat yang berekonomi lemah dan juga pengusaha mikro,akan menikmati subsidi dari pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, pihak dari kepolisian khususnya Reskrim Polres Barut, selalu siap membantu Pemkab Barito Utara untuk menertibkan LPG 3 bersubsidi di wilayah ini agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. (kanalkalimantan.com/tri)
Reporter : tri
Editor : kk
-
HEADLINE3 hari yang laluPrabowo Sindir Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar
-
NASIONAL2 hari yang laluAturan Baru BGN: SPPG Wajib Kelola Limbah
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu8 Bus Mudik Gratis Berangkatkan 176 Warga ke Banua Anam
-
Kabupaten Kotabaru2 hari yang laluPawai Takbiran Hiasi Malam Idulfitri di Tanjung Seloka
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluLibur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, PTAM Intan Banjar Sesuaikan Jadwal Pelayanan
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluRatusan Peserta Ramaikan Pawai Gema Takbir Idul Fitri 1447 H di Kuala Kapuas





