NASIONAL
Video Syur ‘Mirip Artis Gabriella’ Dijual di Situs Dewasa, Pelaku Raup Rp 75 Juta!
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Polisi menguak kasus penyebar video syur artis yang disebut ‘mirip artis Gabriella Larasati’ yang dilakukan tersangka NK, beberapa waktu lalu.
Dari penyelidikan, ternyata pelaku NK diketahui menjual video tersebut situs pornografi online. Dari situ, NK mengaku meraup keuntungan hingga puluhan juta.
“Yang bersangkutan (NK) sudah melakukan aksinya ini selama 10 bulan terakhir dan berhasil meraup keuntungan sekitar Rp 75 juta,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (1/3/2021), dilansir detik.com.
Ady mengatakan, video mirip ‘artis Gabriella Larasati’ ini termasuk salah satu yang dijual oleh tersangka NK. Tersangka juga menjual beberapa konten pornografi lainnya di situs goc**.com.
“Jadi bukan hanya film ini, tapi ada juga film-film lain yang dimiliki oleh tersangka NK ini,” kata Ady.
NK diketahui memiliki 14.000 pengikut yang telah berlangganan di websitenya untuk mengakses berbagai konten video porno tersebut. Untuk mengakses video porno di website tersebut, mereka harus menjadi member agar bisa memiliki kebebasan akses.
“Itu memang ada member ada yang member biasa, member VIP dengan kisaran Rp 250-300 ribu untuk menjadi membernya,” jelasnya.
Selain menangkap NK, polisi menangkap tersangka MSA di Trenggalek, Jawa Timur. Keduanya mengaku menyebar video porno untuk menambah followers.
“Yang bersangkutan ini (MSA) mempunyai akun Twitter bernama bbffofficial, saat ini followers-nya 10 ribu. Tersangka dengan maksud, MSA ini bermaksud (sebar video porno) untuk menambah followers-nya,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Jakarta, Senin (1/3/2021).
Dari keduanya, polisi menyita barang bukti 3 unit handphone, dua kartu ATM Bank BCA, dan laptop. Kedua pelaku kini diamankan di Polres Metro Jakarta Barat.
“Kedua tersangka ini dikenakan UU Pornografi dan UU ITE dengan ancaman pidana penjara selama 6 tahun,” tegas Ady.(Kanalkalimantan.com/detik)
Editor: cell
-
HEADLINE1 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kawasan GOR Pangeran Suryanata
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluLomba Balogo dan Badaku di Lapangan Pahlawan Amuntai
-
HEADLINE1 hari yang laluJerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSaidi Mansyur Lepas Keberangkatan 360 Calon Haji Asal Kabupaten Banjar






