Connect with us

Kota Banjarbaru

806 Napi Lapas Banjarbaru Bisa Gunakan Hak Politiknya  

Diterbitkan

pada

Proses pencoblosan di TPS khusus lingkungan Lapas Banjarbaru. Foto: rico

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Ratusan narapidana Lapas Kelas IIB Banjarbaru ikut serta memeriahkan pesta demokrasi, Rabu (9/12/2020). Mereka menggunakan hak pilihnya ikut menentukan suksesi kepemimpinan.

Tercatat ada 806 narapidana (Napi) yang mencoblos untuk memilih tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru. Termasuk memilih dua kandidat pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel.

Berbeda mekanisme dengan TPS pada umumnya, ratusan narapidana ini harus antre. Pihak Lapas sendiri dalam hal ini menerapkan pembagian kloter, dari pagi-siang-siang menjelang sore.

“Selain pembagian kloter, jumlahnya juga kita batasi. Masing-masing kelompok berjumlah 10 orang untuk masuk ke TPS. Nah, sisanya harus antre dulu di luar TPS,” Kalapas Banjarbaru Amigo.



 

Tak hanya mekanisme pencoblosan, TPS khusus di Lapas Banjarbaru sangat ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti halnya memasang garis pembatas yang memisahkan jarak antar narapidana dan tempat untuk mencuci tangan.

Mengingat di dalam areal penjara, pihak Lapas sendiri harus mengerahkan arapat keamanan dari pihak kepolisian selama berlangsungnya pencoblosan. “Ada alur khusus dari masuk hingga keluar TPS. Jadi tidak ada berkerumun. Alhamdulillah, semua berjalan lancar,” ucap Kalapas.

Selain itu, Amico juga mengungkapkan bahwa mekanisme tata cara pencoblosan ini telah dilakukan sejak lama. Maka dari itu ia meyakini pelaksanaan pencoblosan di hari ini akan berjalan lancar.

Lantas, bagaimana para narapidana dapat mengetahui sosok para paslon? Dalam hal ini, Amico menegaskan bahwa pibaknya memang melarang adanya kegiatan kampanye di dalam lapas.

Diketahuinya figur-figur paslon, ujar Amico, hanya dilakukan dengan memajang foto para paslon di setiap TPS. “Intinya tidak ada kampenye disini. Foto paslon sudah kita pasang di depan TPS. Kita selalu menekan kepada petugas kami  untuk netral. Jadi pilihan warga binaan murni dari pilihan mereka, bukan dipengaruhi atau seperti apa,” tuntasnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->