Kota Banjarbaru
8 Kepala Keluarga di Cempaka Harus Rela Rumahnya Terbakar
BANJARBARU, Geger api landa permukiman warga dua RT di Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kamis (12/4) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita. Api tengah malam yang berkobar saat lelap warga tertidur habiskan setidaknya 8 rumah warga.
Suasana dinihari yang tenang mendadak menjadi ramai. Kepanikan para warga dipicu dengan adanya nyala api yang menjalar di sebuah bangunan rumah warga. Melihat hal itu warga pun berlarian diiringi dengan sirine petugas pemadam dari relawan emergency gabungan yang datang dan sibuk memadamkan api.
Pihak kepolisian Polsek Banjarbaru Barat yang langsung dipimpin Kapolsek Banjarbaru Barat AKP Avan Suligi ikut membantu memadamkan api, mengatur arus lalu lintas serta mengamankan harta benda milik korban kebakaran.
Titip api berada di tengah pemukiman rumah warga di RT 05 RW 02 dan RT 07 RW 03. Pemadam kebakaran relawan emergency gabungan Kota Banjarbaru, Provinsi dan sekitarnya berhasil memadamkan si jago merah sekitar pukul 03.40 Wita.
Akibat dari kejadian ini 8 rumah warga yang hangus terbakar ditambah satu unit motor yang meledak saat terjadinya kebakaran, 5 rumah berada di RT 05 RT 02 dipastikan rusak berat dan rusak sedang yaitu milik M Yunus (50), Talhah (50), Udin (42), H Tabrani (55), dan untuk yang rusak sedang milik Herman (35).


Sedangakan 3 rumah di RT 07 RW 03 milik Haris Fadilah (50), H Mahlan (62) dan Muklis (35) dengan kondisi yang rusak ringan dan sedang.
Kepada Kanal Kalimantan M Yunus mengungkapkan, api terlihat menyala pertama kali dari rumah yang di tempati oleh Udin, kemudian merambat ke rumah milik korban lainnya.
“Sekitar pukul 02.30, awalnya dari rumah bapak Udin, terus sampai menjalar ke rumah warga lainnya,†katanya.
Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Avan suligi mengungkapakan kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.


“Perkiraan awal api menyala akibat arus pendek atau konsleting listrik,†sebutnya.
Untuk sementara kerugian materil belum dapat di laporkan karena para korban masih belum bisa memperkirakan jumlah kerugian mereka. Saat ini di TKP keejadian telah dipasang garis police line. (rico)
Editor: Abi Zharrin Al Ghifari
-
HEADLINE2 hari yang laluKonflik Agraria: Perjuangan Warga Sidomulyo 1 Pertahankan Tanah dari Aparat Berseragam
-
Hukum2 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluWamendikdasmen RI Hadiri Pencanangan Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluPemprov Kalsel Serahkan Bantuan Kependidikan Program Paket 13 Kabupaten Kota
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPeluncuran Kapal Guru Pesisir Kapuas Direspon Positif Wamendikdasmen
-
Olahraga2 hari yang laluTest Event E-Sport Semarakkan Hari Jadi ke-74 HSU





