VOA
Wisata Virtual Ciptakan “Pengalaman Jalan-jalan” di Kala Pandemi
KANALKALIMANTAN.COM – Sebuah program kepemimpinan anak muda, ‘the Black Suit Initiative’ di North Carolina biasanya melakukan perjalanan setiap tahunnya untuk merayakan kelulusan anggotanya. Tetapi selama pandemi ini tidak ada yang meninggalkan rumah. Jadi pemimpin grup tersebut yang bernama Evainna Ross mencari solusi lain.
“Kami berusaha mencari cara untuk melakukan sesuatu yang bisa mendatangkan pengalaman jalan-jalan,” ujar Evainna Ross kepada VOA melalui Skype.
Hingga akhirnya ia mendapat ide untuk melakukan tur virtual lewat sebuah perusahaan dari Israel bernama Hop A Tour. Para murid memilih Australia sebagai tujuan perjalanan mereka.
Tur virtual tersebut juga interaktif. Salah satu pesertanya yaitu Justus Pool mengatakan ia menyukai Australia.
Baca juga: Ada 758 Aduan, Polri Lembaga Paling Banyak Diadukan ke Komnas HAM
“Pemandu wisatanya lucu dan membuat tur virtual itu jadi menyenangkan,” kata Justin Pool lewat wawancara Skype dengan VOA.
“Saya melihat beragam gunung dan berbagai jenis burung. Rasanya seperti melihat dunia yang baru,” tambahnya.
Dominic D’orazi adalah pemandu wisata profesional di San Francisco, yang sudah berkarir selama 30 tahun. Namun, tiba-tiba di tahun 2020, semuanya berubah.
Dengan hanya menggunakan beberapa peralatan dan perangkat lunak dari Hop A Tour, ia siap melakukan tur virtual lewat layanan streaming. Selama mengikuti tur, para partisipan bisa mengajukan pertanyaan.
Dominic memandu para peserta tur mengunjungi daerah pecinan di San Francisco dan menjelaskan mengenai kue keberuntungan yang diciptakan di kota itu.
Walau perjalanan ke San Francisco mulai marak kembali, Dominic berpikir tur virtual yang berkisar dari $14 akan terus diminati.
“Harganya bagus untuk mengunjungi sebuah kota atau tempat tertentu selama 1 jam,” kata Dominic kepada VOA.
Namun, CEO Hop A Tour, Kenan Braun, mengatakan mereka tidak akan menggantikan tur perjalanan yang sebenarnya.
“Hop A Tour berusaha untuk menunjukkan tempat-tempat baru, juga tujuan perjalanan tertentu,” ujarnya kepada VOA.
Lewat tur virtual ini para peserta tur akan merasa seperti ada di tempat langsung, walau tanpa ada harum dan cita rasa tempat itu. [di/jm/VOA]
Editor: Desy
-
HEADLINE23 jam yang laluBMKG : Cuaca Kalsel Cerah, Suhu Capai 36 Derajat Celsius
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluRaperda Perubahan APBD 2026 Rp3,14 T, Bupati Banjar Sampaikan di Rapat Paripurna DPRD
-
PUPR PROV KALSEL23 jam yang lalu53 Personel PUPR Kalsel Dikerahkan Cegah Karhutla di Hutan Lindung
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Serahkan Satyalancana Karya Satya di Hari Kemerdekaan
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluKalsel Expo 2026 Catat Transaksi Rp21 Miliar, Pengunjung 1,2 Juta
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWali Kota Banjarbaru: Perjuangan Veteran Dilanjutkan dengan Semangat Membangun




