Connect with us

HEADLINE

Dinda Sari, Tempuh 1 Hari Jalan Kaki demi Lestarikan Produk Anyaman di Ajang UMKM 2021

Diterbitkan

pada

Winda Sari (kanan) datang jauh dari pelosok di Kabupaten HST untuk ikuti Ajang UMKM 2021 Foto: shintia
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Ada yang menarik di acara Ajang UMKM 2021 Kalsel yang digelar di Novotel, Jl A Yani Km 27, Banjarbaru, Selasa (8/6/2021). Di antara ratusan orang yang hadir dari sekitar 70 UMKM di Kalsel, ada satu peserta yang layak mendapat sorotan!

Ia adalah Dinda Sari. Perempuan yang ditemui Kanalkalimantan.com di salah satu stand kerajinan anyaman tersebut jauh-jauh datang dari sebuah daerah pelosok di Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST) untuk bisa bergabung dalam acara bertema “Memajukan Produk Lokal” yang dibuka oleh Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, Ketua DPD GKN Isna Alip, dan Kepala Dinas Perindustrian Pemprov Kalsel Mahyuni tersebut.

“Perlu perjuangan untuk sampai di sini. Karena akses transportasi yang terbatas bahkan harus berjalan kaki satu hari dari desa saya untuk sampai ke kota (Barabai) sebelum datang ke acara ini.

Jalannya tidak bisa dilewati kendaraan maupun mobil. Jadi ya terpaksa berjalan kaki untuk bisa ke kota,” ungkapnya.



 

Baca juga: Besok PSU Pilgub Kalsel, Warga Serbu Kantor Camat untuk Cetak E-KTP hingga Picu Kerumunan!

Tekad Winda datang di Ajang UMKM 2021 Kalsel, tak lain demi ikut melestarikan produk kerajinan lokal agar lebih memiliki daya saing. Ia berharap, melalui acara tersebut mampu mendorong UMKM lokal mampu dikenal di level nasional.

Dinda Sari, datang dari pelosok Kabupaten HST demi melestarikan anyaman. Foto: shintia

“Semoga dengan adanya pameran ini bisa menambah inspirasi bagi masyarakat di luar sana sehingga termotivasi untuk lebih kreatif dan berani bersaing di pasar lokal maupun nasional,” kata Dinda.

Dinda yang merupakan anak keenam dari sebelas bersaudara ini, berkeinginan tinggi untuk melestarikan budaya Kalimantan Selatan. Khususnya kerajinan tangan dari bambu yang sedang di anyamnya.

Event promosi Ajang UMKM 2021 ini dimulai 8 Juni hingga 31 Juli nanti. Tujuannya adalah mempromosikan gerakan nasional peluncuran penawaran dan campaign rediscover Indonesia, serta mempromosikan gerakan nasional #BanggaBuatanIndonesia #BanggaBerwisatadiIndonesia #diIndonesiaaja.

Baca juga: Temuan Jasad di Kamar Kos, Korban Dihabisi, Mobil dan Hp Dicuri

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono mengungkapkan, pameran ajang UMKM 2021 ini sebagai bentuk partisipasi dan dukungan dalam upaya peningkatan dan pengenalan UMKM di Kalimantan Selatan.

“Seperti kita ketahui saat ini UMKM mengalami berbagai permasalahan, seperti penurunan penjualan, permodalan, distribusi terhambat, hingga kesulitan bahan baku, produksi menurun dan PHK buruh, hal ini menjadi ancaman bagi perekonomian nasional,” bebernya.

Untuk membangkitkan kembali kondisi ini, diperlukan solusi mitigasi dan pemulihan. dalam memecahkan permasalahan UMKM Indonesia yang terdampak Covid-19.

“Salah satu pilar penting, sektor ekonomi nasional yaitu nafas usaha mikro kecil dan menengah yang membutuhkan perhatian.

Untuk melakukan penyelamatan dengan mendukung setiap langkah UMKM, dan secara bertahap memberikan solusi permasalahan yang ada terutama di tengah pandemi,” katanya.

Ajang UMKM 2021 diikuti UMKM dari Banjarmasin, Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tabalong, Kabupaten Balangan, Kotabaru dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (kanalkalimantan.com/shintia)

Reporter : shintia
Editor : cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->