INTERNASIONAL
WHO Nobatkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Ini Alasannya
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menobatkan Madinah sebagai kota tersehat di dunia. Akreditasi dari WHO diraih setelah tim dari organisasi kesehatan dunia ini mengunjungi Madinah dan menyatakan kota tersebut memenuhi standar sebagai kota sehat.
Dikutip dari Arabnews, Sabtu (23/1/2021), Madinah diyakini sebagai kota pertama dengan populasi lebih dari dua juta yang mendapat pengakuan tersebut. Upaya pemerintah kota Madinah untuk mendapatkan pengesahan sebagai kota tersehat di dunia mendapat dukungan dari warganya.
Sebanyak 22 badan pemerintah, komunitas, lembaga amal, dan relawan ikut membantu mempersiapkan kota tersebut untuk mendapatkan akreditasi dari WHO.
Pemerintah kota Madinah secara khusus membentuk sebuah Komite yang diketuai oleh Presiden Universitas Taibah, Dr. Abdul Aziz Assarani, yang mengawasi 100 anggota yang mewakili 22 badan tersebut.
Sejumlah kriteria telah disiapkan sebelumnya, termasuk dengan tujuan memenuhi target yang ditetapkan oleh Proyek Strategi Wilayah Madinah dan peluncuran program “Kota Manusiawi”.
“Kota yang sehat adalah kota yang terus-menerus menciptakan dan meningkatkan lingkungan fisik dan sosialnya, serta memperluas sumber daya komunitas, yang memungkinkan penduduknya saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan semua fungsi kehidupan dan berkembang secara maksimal,” kata WHO dilansir di Arab News. (Kanalkalimantan.com/kompas)
Reporter : Kanalkalimantan.com/kompas
Editor: Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluKucuran Dana Seret, Operasional Dapur MBG di Banjarbaru Terhambat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBegini Respon Wali Kota Lisa Halaby Soal Pertamax Naik
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu205 PNS Pemko Banjarbaru akan Masuki Masa Pensiun
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluHabib Idrus Resmikan Jembatan Kunti dan Pasar Arba di Telaga Bauntung
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDispersip Banjar Umumkan Daftar Juara Lomba Video Konten Literasi 2026
-
HEADLINE24 jam yang laluCatatan Banjir Kalsel 2025 : 94 Ribu Rumah Terendam, 450 Rumah Rusak

