Warung Untung Tinggal Arang, Kebakaran di Syamsudin Noor - Kanal Kalimantan
Connect with us

Kota Banjarbaru

Warung Untung Tinggal Arang, Kebakaran di Syamsudin Noor

Diterbitkan

pada

Kebakaran yang menghanguskan warung Untung di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Syamsudin Noor, Landasan Ulin. Foto : rico

BANJARBARU, Kebakaran terjadi di Jalan Gotong Royong RT 011 RW 003 Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin menghanguskan sebuah warung, Minggu (2/9) sekitar pukul 05.00 Wita.

Suasana hening dini hari tiba-tiba pecah ketika suara sirine pemadam kebakaran yang berdatangan. Pemilik bangunan warung berukuran 10 m X 5 m tersebut diketahui bernama Untung Surapati (40).

Bermula saat adik pemilik warung Gunawan Sampurna (35), mencium bau asap dari dalam rumah yang berada persis di belakang warung. Gunawan kemudian keluar dan mendapati api telah berkobar di bagian belakang bangunan warung.

“Iya pertama apinya berada di belakang warung dan sudah lumayan besar,” ungkapnya.

Dengan segera Gunawan langsung memberi tau kejadian tersebut kepada kakaknya. Gunawan bersama Untung dan warga mencoba melakukan upaya pemadaman secara manual menggunakan air dengan ember. Namun api lebih cepat menyebar dan membakar seluruh bagian bangunan warung. “Sudah coba dipadamkan dengan alat seadanya, tapi apinya terus membesar,” lanjutnya.

Api berhasil dipadamkan setelah BPK EKT, BPK Sungai Baru, BPK Landu, BPK Lansel dan BPK Pemko Banjarbaru datang membantu. Beruntung dalam peristiwa ini tidak adanya menimbulkan korban jiwa, hanya pemilik warung mengalami kerugian yang cukup besar.


Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob menjelaskan untuk kerugian bangunan mencapai puluhan juta, sedangkan untuk kerugian materil barang dagangan yang berisikan sejumlah makanan ringan, sembako, TV, minuman mencapai ratusan juta.

“Kerugian bangunan bisa diperkirakan kurang lebih Rp 30 juta dan kerugian barang dagangan kurang lebih Rp 100 juta,” ungkapnya kepada Kanal Kalimantan.

Belum diketahui penyebab munculnya api tersebut, namun dari keterangan Untung aktifitas terakhirnya berakhir pukul 21.00 Wita dengan menutup dan mengunci warung dan menyisakan 2 buah lampu yang menyala.

“Saya himbau saat ini kita masih dalam musim kemarau harus lebih berhati-hati lagi dengan musibah kebakaran,” ucap Kompol Syaiful Bob. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan