HEADLINE
Warga Pendemo Minta KPU Banjarbaru Tunda Penetapan Hasil Pilwali
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dalam waktu tiga hari wakil rakyat dan KPU Banjarbaru diminta mengambil keputusan terkait tuntutan yang dilontarkan warga Banjarbaru pada aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kota Banjarbaru, Senin (2/12/2024) siang.
Demontrasi yang digelar dari pukul 10.00 Wita hingga sekitar pukul 12.00 Wita itu, hasilkan kesepakatan dengan massa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) saat bertemu Ketua DPRD Kota Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera dan Ketua KPU Banjarbaru Dahtiar.
Koordinator aksi, Rachmadi mengatakan, dirinya hadir berdiri atas ribuan suara masyarakat Kota Banjarbaru. Setidaknya ada empat tuntutan diberikan saat masyarakat memberikan orasi di hadapan Ketua DPRD Banjarbaru.
“Satu kami minta Ketua DPRD Banjarbaru apabila ini memang berakhir di jalur hukum, katakan lah MK, DKPP, atau MA, maka Ketua DPRD Banjarbaru akan mengawal, kalau itu memerlukan biaya akan ditanggung biayanya,” ujar Rachmadi, koordinator aksi unjuk rasa.
Kedua, katanya, mereka meminta agar proses Pilkada yang dilakukan oleh penyelenggara pemilihan umum yakni KPU dan Bawaslu dijalankan sesuai dengan tahapan dan jadwal.
Baca juga: Demo Warga Respon Suara Tidak Sah ‘Menang’ Pilwali Banjarbaru, Tuntut Pilkada Ulang!

Namun, KPU Banjarbaru diminta menunda penetapan pemenang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarbaru dari hasil perhitungan yang dilakukan dalam tahapan dan jadwal.
“Berjalan saja seperti urutannya, tapi tunggu, tunda penetapan dahulu sebelum proses hukum yang dikawal oleh anggota dewan berakhir sampai inkrah,” sebut dia.
“Kalau sepakat, mereka juga dari KPU sepakat bikin suratnya, suratnya nanti saya buka di umum,” sambungnya.
Baca juga: Forum Ambin Demokrasi: Pilwali Banjarbaru Layak Diulang

Dua tuntutan itu katanya akan ditagih dalam jangka waktu tiga hari kedepan. Massa akan kembali berunjuk rasa menagih kepada Ketua DPRD Banjarbaru.
“Kalau tidak ada tindak lanjut, kita unjuk rasa lagi hari ketiga, hari ke tujuh hari ke 40,” tandas Rachmadi.
Sementara itu di hadapan massa, Ketua DPRD Banjarbaru Gusti Rizky berjanji akan mengawal proses yang dituntut oleh Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi.
“Tentu karena ini adalah aspirasi, sekali lagi kami akan memberikan saran dan masukan khusus bagi masyarakat yang memang perlu mengetahui kemana proses ini harus dilakukan. Ataupun tujuannya sampai ke mana dan tentu kami pun akan melakukan komunikasi kepada perwakilan-perwakilan baik di tingkat provinsi ataupun di DPR RI untuk bisa menanggapi hal yang terjadi di Kota Banjarbaru,” bebernya.
“Kami siap mengawal proses ini. Kita sama-sama menjalankan kesepakatan dan akan saya kabari,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE2 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
HEADLINE20 jam yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah


