Connect with us

HEADLINE

ULM Raih Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi!

Diterbitkan

pada

ULM berhasil meraih akreditasi A dari BAN PT Foto : net

BANJARMASIN, Penantian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) akhirnya berbuah manis. Kampus negeri tertua di Kalsel ini, akhirnya meraih Akreditasi A dengan nilai 365 dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Dengan capaian tersebut, walhasil saat ini ULM duduk sejajar dengan sebanyak 87 perguruan tinggi lainnya yang sudah mendapat akreditasi A.

Rektor ULM Prof Dr H Sutarto Hadi M.si, M.Sc mengatakan pihaknya telah dihubungi oleh BAN-PT terkait hasil Akreditasi A tersebut. Proses penilaian sebelumnya dilakukan pada 25-26 Februari lalu.

“Tentunya kita bersyukur atas apa yang dicapai ULM saat ini sehingga memperoleh Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi,” katanya, Selasa (19/3).

Berdasarkan pemberitahuan yang beredar, Akreditasi A tersebut ditetapkan pada Selasa (19/3) hari ini. Namun dalam informasi tersebut belum ditetapkan SK maupun Sertifikatnya.

Walau demikian, atas prestasi tersebut Sutarto mengatakan pihaknya cukup puas dan bangga. “Tentunya ini kabar baik bagi ULM dan seluruh civitas akademik,” ungkapnya.

Status Akreditasi A diraih ULM karena capaian angka 365 memang masuk kategori A. Dimana nilai terendah untuk kategori A dimulai dari 361. Sedangkan nilai tertinggi untuk kategori B ditetapkan hingga 360.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2004 membentuk Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Tujuan adalah melakukan proses penilaian terhadap perguruan tinggi di Indonesia. Akreditasi itu sendiri adalah suatu proses penilaian dan evaluasi secara menyeluruh terhadap kualitas dan kapabilitas berdasarkan kewajiban perguruan tinggi dalam menyelenggarakan program tridharma perguruan tinggi serta untuk menentukan program yang dimiliki memadai atau tidak.

Sistem akreditasi ini diharapkan memberikan motivasi agar perguruan tinggi terus memperbaiki diri serta meningkatkan kualitasnya. Dengan adanya hasil akreditasi ini bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan bantuan maupun mengalokasikan. Tidak sebatas itu saja, instansi lain akan mengakui perguruan tinggi terebut dengan adanya akreditasi ini.

Dalam memberikan nilai akreditasi BAN PT memiliki standar penilaian yang harus dipenuhi oleh setiap perguruan tinggi. Ada tujuh standar penilaian dalam akreditasi perguruan tinggi ini diantaranya: Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, dan Strategi Pencapaian. Dimana kualitas pengelolaan perguruan tinggi yang memiliki arah dan masa depan yang jelas juga dicerminkan dari Visi Misi, Tujuan, Sasaran dan strategi pencapaian dan akan menjadi tolak ukur untuk penilaian kualitas perguruan tinggi. Karena gambaran yang akan dicapai oleh perguruan tinggi akan terlihat dari visi yang ada. Sedangkan tugas utama dan fungsi perguruan tinggi tersebut diatur secara sistematis dalam misi yang ditetapkan oleh perguruan tinggi.

Selain itu, yang menjadi penilaian juga Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu. Dalam mencapai keberhasilan suatu perguruan tinggi mewujudkan visi, serta menjalankan misi hingga cita-cita tercapai juga merujuk pada kualitas tata pamong, kepemimpinan, serta sistem pengelolaan perguruan tinggi tersebut juga menjadi tolak ukur dan poin penting untuk penilaian keberhasilan perguruan tinggi tersebut. Sistem yang menjamin perguruan tinggi memenuhi prinsip-prinsip kejujuran, keterbukaan, tanggung jawab, serta keadilan terletak pada tata pamong.

Tak kalah penting juga mahasiswa dan lulusan. Mahasiswa dan lulusan yang dimiliki perguruan tinggi juga menjadi tolak ukur dalam penilaian kualitas mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi. Kunci utama dalam tolak ukur ini terletak pada kemahasiswaan.

Semua urusan yang ada hubungannya dengan usaha institusi untuk memperoleh mahasiswa yang berkualitas dengan metode rekruitmen, memberikan bantuan akademik, monitoring serta penilaian keberhasilan mahasiswa dalam menempuh pendidikan di institusi terletak pada peran kemahasiswaan. Hal itu dilakukan untuk bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas serta memiliki keahlian yang sesua dengan kebutuhan dan tuntutan.

Lalu, sumber Daya Manusia. Yang menjadi tolak ukur Sumber Daya Manusia adalah acuan dalam keunggulan kualitas sumber daya manusia serta cara perguruan tinggi memberikan dan menerima bantuan dari dan kepada sumber daya manusia tersebut. Sumber daya manusia dalam perguruan tinggi adalah mereka yang berkomitmen atas pencapaian tujuan keseluruhan program tridharma terdiri dari karyawan, tenaga pengajar dan tenaga kependidikan, laboran, teknisi, pustakawan, serta tenaga administrasi.

Demikian juga dengan Penelitian, Pengabdian Masyarakat, serta Kerja sama. Untuk perkembangan kualitas perguruan tinggi tolak ukur ini merupakan cerminan dari keunggulan kualitas penelitian, pengabdian masyarakat dan kerja sama yang diadakan.(mario)

Reporter : Mario
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  • 102
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    102
    Shares
-->