Connect with us

Bisnis

UKM Masuk Pasar Online, Diskop Banjarbaru Siapkan Aplikasi UMKMJuara.id

Diterbitkan

pada

Produk anyaman dari Kampung Purun, Kelurahan Palam, menjadi produk unggulan pelaku usaha di Kota Banjarbaru. Foto: ibnu

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Banjarbaru mengajak pihak swasta, BUMN, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat membantu pelaku UKM tetap produktif di tengah pandemi Covid-19.

Kabid Bina Usaha Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, Asep Saputra mengatakan, di masa pandemi terjadi perubahan pola konsumsi barang dan jasa masyarakat dari offline ke online, pelaku UKM pasti kesulitan mencapai target yang harus dicapai saat perekonomian terganggu.

“Para pelaku UKM di Banjarbaru kebanyakan pelaku usaha 40 tahun ke atas, dan rata-rata 70 persen pelaku usaha didominasi oleh perempuan,” katanya.

Di masa sekarang harus mengikuti perkembangan teknologi agar dapat survive, serta bisa berkembang. Diskop dan UKM Kota Banjarbaru terus melakukan inovasi dalam mengimbangi perkembangan teknologi, mereka melakukan pelatihan serta pendampingan UKM menuju digital marketing.



 

 

“Kami membangun aplikasi UMKMjuara.id yang dibuat oleh pihak ketiga, memuat semua portal dan marketplace pengusaha yang ada di Kota Banjarbaru,” tambahnya

Era sekarang, kata Asep, pelaku usaha tidak perlu lagi membuka toko, cukup di rumah gunakan platform dan manfaatkan layanan online yang ada.

Kabid Bina Usaha Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, Asep Saputra. Foto: ibnu

Perkembangan UKM di Kota Banjarbaru masih terkendala dalam branding produk. Sehingga perlu adanya campur tangan kaum milenial dalam membantu kemajuan produk UKM.

“Sehingga kami perlu merangkul yang ada di perguruan tinggi untuk membantu para pelaku UKM baik dari segi pembuatan, branding maupun marketingnya,” tambahnya.

Baca juga: Stimulus Bagi UKM dari Diskop UKM Banjarbaru, Mulai Gratis Ongkir hingga Pinjaman Tanpa Bunga

Diskop dan UKM Kota Banjarbaru berinisiatif membuat aplikasi data base umkm.banjarbarukota.co.id merangkum baik dari data pelaku UKM, pelatihan hingga bantuan agar tidak terjadi tumpang tindih data.

Disamping perluasan pasar melalui online, Asep menerangkan pihaknya juga melalukan perluasan melalu offline dengan bekerjasama dengan gerai-gerai modern.

“Kita juga ingin menembus pasar lokal yang ada di Kota Banjarbaru,” ungkapnya.

Pemolesan produk yang akan dipasarkan guna terlihat menarik dan memenuhi standar pasar gerai-gerai modern.

“Persaingan tidak dilihat hanya diharga melainkan juga dari segi kemasan,” ujarnya.

Diskop dan UKM Kota Banjarbaru juga memfasilitisi para pelaku UKM dalam mengurus surat perizinan dan sertifikasi halal. (kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->