Connect with us

Politik

Tingkatkan Pengawasan Pemilu Bawaslu Banjar Gelar Bimtek peningkatan SDM

Diterbitkan

pada

Bintek Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa oleh Bawaslu Banjar Foto: rendy

MARTAPURA, Bawaslu Kabupaten Banjar menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (PKK/D) se-Kabupaten Banjar, di hotel G-Sign Banjarmasin, Rabu (20/3) hingga Kamis (21/3).

Erna Kasypiah selaku Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kalsel sebagai salah satu pembicara mengatakan, peran PPK/D sangat penting dalam pengawasan pemilu mendatang. Maka itu, mereka perlu persiapan serta mengetahui mekanisme terkait rapat umum dan iklan media cetak elektronik, yang akan dilakukan oleh peserta pemilu. Sehingga di sinilah perlunya peningkatam SDM dalam melaksanakan tugas sesuai tupoksi pengawas pemilih secara berjenjang dan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Dalam acara ini para peserta dibekali ilmu pengetahuan pemahaman yang sama tentang pengawasan kampanye rapat umum, kampanye iklan, media masa, cetak dan eletronik, serta pengawasan dan pemungutan suara, sehingga jajaran mengetahui UU, PKPU, dan Perbawaslu,” jelasnya.

Terkait pengawasan di tingkat desa, Erna mengatkan berdasarkan peraturan PKPU yang mengatakan rekap TPS memang langsung di bawa ke tingkat kecamatan. Pengawasan harus dipersiapkan dan betul-betul memahami proses pelaksanaan tekhnis di lapangan nantinya.

“Sehingga kalau ada kekeliruan dalam pelaksanakan tekhnis penyelenggaraan pemilu pada hari H, diharapkan kawan-kawan pengawas dapat menyampaikan proses yang sebenarnya itu seperti apa,” jelasnya.

Sementara terkait hubungan pengawas dengan saksi-saksi yang nantinya disiapkan di setiap TPS, Erna mengatakan pelatihan saksi itu diharuskan oleh Bawaslu, jadi saat ibi pelatihan atau bimtek untuk pengawas untuk TPS dan saksi dari peserta pemilu dilakukan oleh tingkat kecamatan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan peserta pemilu dengan menyurati, meminta nama-nama saksi untuk nantinya dilatih, namun saat ini masih dalam proses pengumpulan nama, yang nantinya akan di bimtek terkait dengan pengawasan hari H,” akunya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Banjar Fajeri Tamzidillah mengatakan, gol yang diharapkan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas SDM Panwaslu Kecamatan dan PKK/D Se-Kabupaten Banjar tersebut agar para Panwascam dan PKK/D lebih siap dalam tahapan pemilu krusial yang tingga menghitung hari tersebut.

“Besok saja sudah tanggal 24 Maret sampai 13 April itu adalah rapat umum dan kampanye media masa, nantinya puncak dari pekerjaan kita adalah pengawasan dan pemungutan suara tanggal 17 april itu, jadi kawan-kawan jajaran kami ditingkat desa lebih memahami tekhnis pengawasan itu harus seperti apa,” jelasnya.

Ditambahkan Fajeri dalam kegiatan yang diikuti 390 peserta tersebut, para Panwasjam dan PKK/D dapat mengetahui peraturan SOP mengenai seperti apa penanganan pelanggaran yang umum jarang dan sering terjadi seperti contohnya alat peraga kampanye, tidak mempunyai  Surat Tanda Terima Pemberitahuan  (STTP) ketika melakukan pertemuan terbatas dengan partai politik.

“Jadi tahapan kampanye kita ini masih belum selesai, pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka masih dilaksanakan sampai 13 April 2019, inilah peran kita untuk selalu mengawasi berjalannya pemilu ini supaya aman dan nyaman,” pungkasnya. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->