Kota Banjarmasin
Tidak Ada Halte Pemberhentian Bus, Ombudsman Kalsel Sentil Dinas Terkait
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin yang terdapat beberapa tempat pemberhentian sementara bus namun tidak mempunyai halte mendapat perhatian serius dari Ombudsman Kalimantan Selatan.
Sebagai contoh, tempat pemberhentian bus yang terletak di Jalan Brigjen Hasan Basri dan Jalan S Parman.
Hal tersebut menyebabkan masyarakat yang menunggu datangnya bus dilokasi yang tidak ada halte harus kepanasan ataupun kehujanan.
Permasalahan tersebut tak pelak menjadi perhatian Ombudsman Perwakilan Kalsel, mengingat halte merupakan fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan.
Baca juga: Ditarik Korban, Jambret di Sungai Andai Berhasil Dibekuk
Mengingat sebagaimana yang diatur dalam Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penyediaan fasilitas halte tersebut dilakukan oleh pemerintah dalam rangka terciptanya keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengguna bus.
Kepala Ombudsman perwakilan Kalsel, Hadi Rahman mengatakan jika pihaknya segera mengonfirmasi pihak terkait, yaitu Dinas Perhubungan mengenai adanya sejumlah tempat pemberhentian bus yang tidak mempunyai halte.
“Tujuannya agar mendapatkan atensi dan ditindaklanjuti hal-hal yang menjadi masukan atau laporan masyarakat seperti sekarang ini,” kata Hadi Rahman, Kamis (3/2/2023).
Ombudsman Kalsel, jelas dia, fokus kepada pemberhentian bus yang tidak ada haltenya di depan Gedung Iqra Mahligai Qur’an di Jalan Brigjen Hasan Basri, Kayu Tangi samping Gedung Wanita. Juga yang berada di Jalan S Parman dekat Komplek Perguruan Muhammadiyah.
Menurut dia, dipertanyakannya layanan publik ini dengan harapan dapat diperhatikan oleh pemerintah daerah yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab terhadap fasilitas publik tersebut.
Baca juga: Pasang Ribuan Patok Tanah, Kiat Lawan Mafia Tanah di Kalsel
“Supaya ada aksi nyata atau upaya konkret dari pihak terkait, ada penjelasan, dan ada komitmen,” pungkas Hadi.
Diketahui keberadaan Bus sebagai moda transportasi umum cukup membantu kelancaran aktivitas masyarakat terutama di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.
Selain itu, keberadaan halte yang berfungsi sebagai persinggahan Bus dan naik turunnya penumpang juga menjadi hal yang penting untuk disediakan, mengingat mobilisasi di Kota Banjarmasin saat ini cukup tinggi.
Hal tersebut menyebabkan masyarakat yang menunggu datangnya bus dilokasi yang tidak ada halte harus rela kepanasan maupun kehujanan. (kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter: rizki
Editor: Dhani
-
HEADLINE1 hari yang laluBMKG : Cuaca Kalsel Cerah, Suhu Capai 36 Derajat Celsius
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang lalu53 Personel PUPR Kalsel Dikerahkan Cegah Karhutla di Hutan Lindung
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluRaperda Perubahan APBD 2026 Rp3,14 T, Bupati Banjar Sampaikan di Rapat Paripurna DPRD
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluKalsel Expo 2026 Catat Transaksi Rp21 Miliar, Pengunjung 1,2 Juta
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Serahkan Satyalancana Karya Satya di Hari Kemerdekaan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Banjarbaru: Perjuangan Veteran Dilanjutkan dengan Semangat Membangun




