Connect with us

Pemprov Kalsel

Kalsel Expo 2026 Catat Transaksi Rp21 Miliar, Pengunjung 1,2 Juta

Diterbitkan

pada

Kalsel Expo 2026 mencatat total transaksi Rp21,03 miliar selama perhelatan 12 -18 Agustus. Foto: mckalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kalsel Expo 2026 mencatat total transaksi Rp21,03 miliar selama perhelatan 12 -18 Agustus.

Secara resmi ditutup oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin, Senin (17/8/2026) malam, setelah berlangsung selama enam hari dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Event ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempromosikan potensi dan produk unggulan daerah berhasil mencatat total transaksi senilai Rp21.033.436.700,00.

Baca juga: Ketua DPRD Banjarbaru Inspektur Upacara Penurunan Bendera

Penutupan Kalsel Expo 2026 menandai rangkaian pameran yang diikuti 335 stand atau 100 persen dari stand yang tersedia. Selama pelaksanaan, pameran mampu menarik sekitar 1.278.000 pengunjung, termasuk pengunjung Pindeskel Expo 2026.

Gubernur Kalsel H Muhidin mengatakan, Kalsel Expo tidak hanya menjadi ajang promosi pembangunan dan potensi daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin meningkatkan peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu sektor penggerak perekonomian daerah.

“Penguatan UMKM tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kalimantan Selatan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang,” ucapnya di Banjarbaru, Senin (17/8/2026), dikutip dari Media Center Kalsel.

Baca juga: Ramah Tamah dengan Paskibraka HSU, Ini Pesan Bupati Sahrujani

H Muhidin menyebutkan, Kalsel Expo 2026 menjadi sarana untuk menggambarkan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah kabupaten/kota selama 2025. Sekaligus memperkenalkan berbagai program pembangunan yang dilaksanakan dan masih berlanjut pada 2026.

Selain itu, pameran menjadi wadah untuk mempromosikan produk unggulan, potensi daerah serta berbagai produk baru dalam negeri kepada masyarakat secara lebih luas.

Gubernur Muhidin menyampaikan besar nilai transaksi yang berhasil dihimpun selama enam hari pelaksanaan menunjukkan Kalsel Expo tidak hanya memberikan dampak dari sisi promosi, juga membuka peluang transaksi dan memperluas pasar bagi pelaku usaha.

Panitia juga menggelar berbagai perlombaan, di antaranya lomba memasak nasi goreng bernuansa Banjar yang diikuti kepala dinas/badan/biro atau perwakilan, lomba mewarnai, lomba melukis, e-sport, spontanitas lomba kreatif Nusantara serta lomba stand terbaik Kalsel Expo 2026.

Adapun pemenang lomba stand terbaik Kalsel Expo 2026 :

 

Kategori SKPD Pemerintah Provinsi Kalsel:

1. Juara I Bapenda Kalsel

2. Juara II Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel

3. Juara III Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel.

4. Harapan I diraih RSUD Ansari Saleh

5. Harapan II Dinas Lingkungan Hidup Kalsel

6. Harapan III Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel

 

Kategori Terfavorit Diskominfo Kalsel

Kategori SKPD Kabupaten/Kota:

Juara I Kabupaten Tanah Bumbu

Juara II Kabupaten Kotabaru

Juara III Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kategori Instansi Vertikal:

1. Juara I diraih Korem 101/Antasari

2. Juara II TNI AU Lanud Syamsudin Noor

3. Juara III Polda Kalsel.

 

Kategori BUMN:

1. Juara I Bank Kalsel

2. Juara II BSI

3. Juara III PT PLN (Persero).

 

Kategori Swasta:

1. Juara I PT Arutmin Indonesia

2. Juara II PT Adaro Indonesia

3. Juara III Hutan Rindang Banua.

 

Kategori Organisasi:

1. Juara I Dekranasda Kabupaten Tapin

2. Juara II Dekranasda Kabupaten Hulu Sungai Selatan

3. Juara III TP PKK Kalsel.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap dampak positif kegiatan tidak berhenti pada saat pameran berakhir. Promosi produk, perluasan jaringan usaha, peningkatan transaksi dan terbukanya akses pasar diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin memperkuat UMKM sebagai salah satu fondasi perekonomian Kalimantan Selatan.

Kalsel Expo 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah, dunia usaha, UMKM, BUMN/BUMD, instansi vertikal dan masyarakat dapat menciptakan ruang promosi serta aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah. (Kanalkalimantan.com/bie)

Reporter: bie
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca