HEADLINE
Tergerus Zaman, Ini Nasib 11 Jenis Rumah Adat Banjar
Saat ini sudah tidak ada lagi yang membangun rumah adat Banjar karena pembuatanya cukup rumit dan memakan biaya yang banyak, mengingat rumah Banjar ini terbuat dari kayu ulin yang harganya sangat mahal.
“Jika ada yang membangun rumah paling hanya sekedar berasitektur adat Banjar saja tidak lebih dari itu,†kata pemerhati khusus Rumah Adat Banjar ini.
Dari observasi Komunitas Pecinta Rumah Banjar, saat ini terdapat kurang lebih 300 rumah adat Banjar yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalsel, tetapi setengahnya sudah tidak layak atau sudah dalam kategori rusak.
“Sebenarnya rumah adat Banjar ini terbilang sangat awet bisa bertahan lama tetapi jika ada yang menghuni, kalau kosong akan cepat rapuh dan rusak,†kata Rusman Efendi,
Rusman Effendi mengatakan, Komunitas Pecinta Rumah Adat Banjar selalu berupaya mengenalkan rumah adat banjar kepada masyarakat.
“Kita selalu giat melakukan promosi khususnya di facebook, jika ada rumah yang butuh bantuan kita akan viralkan videonya hingga pemerintah akan turut membantu,†ujarnya. Tidak hanya melalui sosial media dan media massa, tetapi melalui pengenalan miniatur rumah adat Banjar karena para komunitas pecinta rumah Banjar ini juga sebagai pengrajin miniatur rumah adat Banjar.
Bagi anda yang ingin mengetahui lebih banyak adat banjar yang legendaris, bisa langsung menengoknya di Teluk Selong, kurang lebih 3,2 Km dari kota Martapura. Rumah Adat Banjar Gajah Baliku dan Bubungan Tinggi. Rumah Adat ini dibangun oleh HM Arif dengan istrinya bernama Hj Fatimah pada tahun 1811 M. (asriyani)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE3 hari yang laluMafia BBM ‘Larikan’ Solar ke Tambang, Sopir Angkutan Logistik Berteriak
-
Budaya3 hari yang laluPerjuangan Panjang Penghasil Kayu Manis dari Meratus, 6-7 Tahun Baru Panen
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTurnamen Pickleball se Kalsel di Amuntai
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang lalu140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Hadiri Penandatangan Kontrak Swakelola Program Cetak Sawah
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM















