Bisnis
Setelah Sempat Turun, Harga Emas Naik Lagi Jelang Natal dan Tahun Baru
BANJARMASIN, Jelang momen natal dan tahun baru, harga emas dipasaran kembali mengalami kenaikan, setelah dua pekan sebelumnya sempat mengalami penurunan. Hal tersebut dari pantauan disalah satu pusat perdagangan emas terbesar di Kalsel, yakni Pasar Sentral Antasari Banjarmasin. Empat jenis emas mengalami kenaikan Rp 5.000- 9.500 per gramnya.
“Untuk emas batangan harganya hari ini mencapai Rp577.500 pergram, padahal dua pekan sebelumnya hanya sebesar Rp 568.000 pergram. Lalu untuk emas perhiasan jenis 99 persen jika sebelumnya hanya Rp 575.000 pergram, kini naik menjadi Rp 582.500 pergram,” ungkapnya Owner Toko Emas Taisir I H Gurdan, Jumat (14/12).
Sedangkan untuk emas perhiasan jenis 70 persen, hari ini dijual Rp 440.000 pergram, setelah sebelumnya hanya Rp 435.000 pergram. Terakhir emas perhiasan jenis 42 persen dari sebelumnya hanya Rp 260.000 pergram, menjadi Rp 265.000 pergram. “Kenaikannya tidak langsung secara drastis, namun bertahap dari Rp 500 – Rp 1.000 pergram setiap harinya,” tambahnya.
Sementara itu, Owner Toko Emas Hidayat H Hakim juga mengakui ada tren kenaikan harga emas dua pekan terakhir. Hal ini karena kembali menguatnya harga emas dunia dan dollar dipasar global.
Naiknya harga emas jelas sangatlah mempengaruhi penjualan emas di masyarakat. Bahkan ditempatnya akibat naiknya harga emas naik, aksi jual emas mencapai 60 persen dan hanya 40 persen yang melakukan pembelian emas.
“Apalagi di momen akhir tahun, masyarakat banyak memerlukan uang cash untuk keperluan berlibur atau pun membayar keperluan sekolah. Salah satu caranya adalah dengan menjual emas mereka untuk mendapatkan dana segar,” pungkasnya.(arief)
Editor:Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluEl Nino Sebabkan Situasi Hidrologis Kalsel Semakin Menurun
-
HEADLINE3 hari yang laluKrisis Air Pemadaman Karhutla di Kalsel, Pemerintah Siapkan Sumur Bor
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluMenembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu11 Perusahaan di Kalsel Terindikasi Terkait Karhutla
-
HEADLINE2 hari yang laluKemenhut Bekukan Izin PT MPK di Kalbar Gegara Karhutla Berulang
-
HEADLINE2 hari yang laluKelelahan Nyaris Pingsan Hadapi Asap Tebal Karhutla di Palangka Raya





