Connect with us

HEADLINE

Serudukan Maut Honda Jazz: Polisi Sebut Pengemudi Kehilangan Kendali, Perempuan 24 Tahun Tewas Jadi Korban

Diterbitkan

pada

Lakalantas yang melibatkan Honda Jazz dengan Scoopy di depan Samsat Banjarbaru. Foto: ist  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kecelakaan serudukan maut mobil Honda Jazz ke sepeda motor Honda Scoopy di Jalan Panglima Batur memakan 3 orang korban, 1 diantaranya meninggal dunia akhirnya terungkap.

Kepada Kanalkalimantan.com Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid melalui Kasat Lantas Polres Banjarbaru, Iptu Eko Guntar Lumbanraja mengungkapkan kecelakaan yang terjadi tepat di depan kantor Samsat Banjarbaru pada Kamis (14/4/2022) petang, diduga karena sopir Honda Jazz kehilangan kendali.

Diketahui kejadian tersebut mengakibatkan 3 orang menjadi korban tabrakan, 1 diantaranya meninggal dunia atas nama Ainun, perempuan berumur 24 tahun.

Dijelaskan Kasat Lantas, sebelumnya mobil Honda Jazz Putih DA 1084 WD yang dikemudikan HY (64) datang dari Jalan A Yani Km 34, melintas di Jalan Pangeran Suriansyah.



 

 

Baca juga: Honda Jazz Seruduk Dua Scoopy Depan Samsat Banjarbaru, Dikemudikan Seorang Berusia 64 Tahun, Satu Pemotor Tewas di Tempat

“Mobil tersebut menuju ke arah Jalan Panglima Batur Banjarbaru, namun saat di tempat kejadian perkara tepatnya di pertigaan pengemudi Honda Jazz putih kehilangan kendali,” urainya.

Sebab kehilangan kendali mobil yang dikemudikan HY, seorang perempuan berusia 64 menabrak pembatas atau median jalan, terlebih dahulu menabrak sepeda motor Honda Scoopy merah hitam DA 6232 EAJ dari arah bundaran PDAM -jalan Panglima Batur Timur- menuju ke arah lapangan Dr Murdjani.

Setelah mobil Honda Jazz putih ‘meloncat’ melewati median jalan Panglima Batur, kemudian menabrak sepeda motor lainya yakni Honda Scoopy merah DA 6998 ABA yang dikemudikan Ainun (24). Pengendara yang tewas kena serudukan Honda Jazz ini datang dari lapangan Dr Murdjani menuju Bundaran PDAM.

Serudukan maut tak berakhir sampai motor jenis matik kedua saja, mobil menabrak lapak penjual masker, dan baru mobil terhenti setelah menabrak tembok pagar sebuah instansi milik pemerintah di seberang Samsat Banjarbaru.

Para korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke RS Ratu Zalecha, namun Ainun dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis dikarenakan luka yang dialaminya.

“Atas kejadian tersebut, kerugian material sekitar Rp 5 juta,” terangnya.

Baca juga: Armada Perpustakaan Keliling Singgah ke Global Islamic Boarding School

Saat ini, lanjutnya, pengemudi mobil Honda Jazz putih tersebut sudah diamankan. Namun juga sedang dalam perawatan.

 

Honda Jazz Dikemudikan Seorang Berusia 64 Tahun

 

Peristiwa serudukan Honda Jazz di depan kantor Samsat Banjarbaru, yang merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor perlahan mulai terungkap.

Bermula dari hilangnya kendali mobil Honda Jazz Nopol DA 1084 WD yang dikemudikan saudari HY (64), lalu menghantam dua sepeda motor yang sedang melintas di Jalan Panglima Batur, Kota Banjarbaru.

Satu orang meninggal dunia di tempat dari peristiwa kecelakaan pada Kamis (14/4/2022) petang.

Kasat Lantas Polres Banjarbaru Iptu Eko Guntar Lumbanjara mengatakan, mobil Honda Jazz warna putih dikemudikan HY (64) dari Jalan Pangeran Suriansyah atau dari arah SMK Telkom menuju ke Jalan Panglima Batur Timur.

Saat ingin berbelok di samping kantor Samsat Banjarbaru, diduga pengemudi itu kehilangan kendali, tidak bisa berbelok arah malah lurus menghantam pembatas median Jalan Panglima Batur.

Sebelum menerobos median jalan, Honda Jazz putih itu terlebih dahulu menghantam sepeda motor Honda Scoopy Nopol DA 6232 EJ yang dikendarai YA datang dari arah Bundaran PDAM menuju Lapangan Murdjani.

Honda Jazz kemudian menerobos median jalan dan kembali menabrak sepeda motor Honda Scoopy DA 6998 ABA yang dikendarai A dari arah barat Balai Kota atau Lapangan Murdjani menuju ke timur Bundaran PDAM, Jalan Panglima Batur Timur.

Baca juga: Aksi Demo BEM Se Kalsel Sentil Mahalnya Migor, BBM hingga Naiknya PPN

Terakhir kali Honda Jazz yang dikemudian HY berumur 64 tahun itu, kembali menabrak lapak penjual masker dan terhenti setelah mentok di tembok pagar salah satu instansi Pemprov Kalsel, yang tepat berseberangan dengan kantor Samsat Banjarbaru.

“Dari kejadian itu, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Kasat Lantas Polres Banjarbaru.

Selanjutnya pihak Satlantas Polres Banjarbaru akan melakukan gelar kejadian untuk mengetahui pasti berapa kecepatan mobil hingga kehilangan kendali.

“Besok akan digelar, agar sesuai SOP yang berlaku,” katanya.

Pihak Satlantas Polres Banjarbaru tidak menyebutkan identitas para korban serudukan Honda Jazz warna putih depan Samsat Banjarbaru itu, baik satu korban yang meninggal dunia maupun dua korban lain yang disebut mengalami luka serius.

 

Honda Jazz Seruduk Dua Motor

 

Kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Samsat Banjarbaru, melibatkan motor Honda Scoopy dan mobil Honda Jazz, Kamis (14/4/2022) pukul 16.45 Wita. Satu orang dikabarkan tewas dalam peristiwa naas ini.

Kejadian tersebut terjadi ketika mobil Honda Jazz yang melaju dari arah SMK Telkom tidak sempat menginjak pedal rem, lalu menabrak pembatas jalan yang mengakibatkan 3 orang mengalami luka serius.

Relawan PMI Kota Banjarbaru, Diani menerangkan dari kejadian tersebut setidaknya ada 3 orang korban dan salah satunya dikabarkan meninggal dunia akibat luka cukup serius.

“Infonya Honda Jazz melaju dari arah SMK Telkom karena posisi turunan di samping Samsat sehingga pengemudi tidak sempat menginjak pedal rem, kemudian menabrak pembatas jalan setelah itu menabrak pengendara sepeda motor dan penjual masker yang hampir tertabrak,” ujarnya kepada Kanalkalimantan.com.

Baca juga: Polres Balangan Siapkan Personil dan Peralatan Antisipasi Karhutla

Akibat kejadian tersebut, dua pengendara motor mengalami luka cukup serius dan 1 meninggal dunia. Ketiga korban dievakuasi dengan mobil double cabin yang sedang lewat ke RS Ratu Zalecha.(Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter: ibnu
Editor: bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->