Kabupaten Banjar
Sekda Banjar Buka Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sekda Banjar H Yudi Andrea membuka kegiatan Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten Tahun 2025, di Sky Convention Center, William Tandiono, Kecamatan Gambut, Senin (8/12/2025) pagi.
Saat membuka kegiatan, sekda Banjar didampingi Kepala Bappedalitbang Nashrullah Shadiq dan dihadiri Pembina Data dari BPS Banjar, perwakilan seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, kecamatan serta para operator pengelola data.
Sekda menyampaikan bahwa Forum Satu Data Indonesia merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yang telah ditindaklanjuti melalui Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2021.
Baca juga: KH M Syukri Unus Berpulang, Bupati Banjar Ikut Salat Jenazah

Forum ini menjadi wadah resmi untuk koordinasi, sinkronisasi dan penyelarasan data pembangunan daerah serta wajib dilaksanakan minimal satu kali setiap tahun.
Menurut Yudi, pemerintah daerah saat ini dituntut mengambil kebijakan yang cepat, tepat dan berbasis data. Namun di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala, seperti perbedaan angka antar instansi, belum optimalnya standar dan metadata serta terbatasnya pemanfaatan dan berbagi pakai data.
Kondisi tersebut, jelas dia, berpotensi menghambat penyusunan kebijakan, pelayanan publik hingga evaluasi program.
“Data bukan sekadar angka, tetapi menjadi dasar pengambilan kebijakan dan instrumen pengukur capaian pembangunan.
Melalui implementasi Satu Data Indonesia, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat tata kelola data,” tegas dia.
Sekda berharap forum ini mampu menghasilkan kesepakatan data prioritas pembangunan, mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan data serta menyusun langkah tindak lanjut yang terukur.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah menjaga komitmen, kolaborasi dan inovasi dalam pengelolaan data.
Baca juga: Kabupaten Banjar Berduka, Ribuan Orang Ikuti Pemakaman KH M Syukri Unus

Kepala Bappedalitbang Banjar, Nashrullah Shadiq, melaporkan jumlah data sektoral pada e-Walidata SIPD RI tahap penyebaran tahun 2024 mencapai 2.871 data.
Selain itu, terdapat data sektoral pada Rakortek sebanyak 202 data, SPM 136 data, RPJMD/Renstra OPD 148 data, SDGs 66 data, kinerja kunci 101 data, portal SDI terkonfirmasi 1.172 data, serta 142 data indikator kinerja utama.
Ia menjelaskan bahwa proses penyusunan data sektoral tahun 2025 telah memasuki tahap Mapping List pada 21–27 Oktober lalu, melibatkan Pembina Data (BPS), Walidata Daerah (DKISP), dan seluruh produsen data Kabupaten Banjar.
“Kendala utama yang dihadapi yaitu belum terintegrasinya portal Satu Data Kabupaten Banjar dengan portal SDI Pusat karena panjangnya antrean integrasi nasional,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com.dkispbanjar)
Editor: Dhani
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN
-
HEADLINE1 hari yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Tertua 102 Tahun dari Kalsel, Mbah Kasrun: Rajin Ibadah





