Connect with us

Kabupaten Banjar

Pimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Minta SKPD Paparkan Progres Kegiatan

Diterbitkan

pada

Rapat Koordinasi (Rakor) mingguan Pemkab Banjar, Senin (20/10/2025) pagi. Foto: DKISP Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bertempat di Aula Barakat, Martapura, Bupati Banjar H Saidi Mansyur memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) mingguan, Senin (20/10/2025) pagi.

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Pj Sekda Banjar H Ikhwansyah, para staf ahli, asisten, kepala SKPD, Kabag Setda Banjar, serta Direktur Perusda.

Dalam rapat tersebut, Bupati Saidi Mansyur meminta sejumlah SKPD memaparkan progres kegiatan pembangunan dan tata kelola pemerintahan, yang meliputi aspek keorganisasian, pengadaan barang dan jasa, hingga administrasi pembangunan baik fisik maupun nonfisik.

Baca juga: Siaga Hadapi Potensi Bencana, BPBD Banjar Gelar Rakor PB Batingsor

Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi dan kekompakan antarperangkat daerah dalam menghadapi dinamika pemerintahan saat ini.

“Pembangunan bukan hal yang makin mudah, tetapi ada berbagai dinamika yang harus disikapi dengan baik, baik dalam menanggapi permasalahan maupun dalam menjalankan program,” ujar dia.

Kepala Bagian Organisasi Setda Banjar, Santi Nurlela, dalam laporannya menjelaskan progres Penyederhanaan Struktur Organisasi (PSO) yang telah ditetapkan dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup).

Baca juga: Desa Kota Raja Sukses Juara 1 Lomba Desa Pangan Aman Nasional 2025

Lima perangkat daerah yang mengalami PSO yaitu Bappedalitbang, DPMPTSP, Disdukcapil, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Disbudporapar.

“Sejauh ini, baru DPMPTSP yang sudah menetapkan pelantikan pasca-PSO, sisanya masih dalam proses,” katanya.

Ia juga memaparkan perkembangan penilaian Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Kabupaten Banjar yang saat ini berada pada peringkat BB (sangat baik).

Menurut dia, terjadi perubahan indikator tematik dari PermenPANRB, di mana dari lima fokus sebelumnya (kemiskinan, investasi, inflasi, stunting, dan P3DN), kini hanya kemiskinan dan investasi yang tetap dipertahankan.

Tiga lainnya akan berganti menjadi ketahanan pangan, kesehatan, dan pendidikan. (kanalkalimantan.com/dkispbanjar/kk)

Reporter: kk
Editor: Dhani


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca