Connect with us

Dispersip Kalsel

Perpusnas RI dan ANRI Pilih Kalsel Gelar Dua Kegiatan

Diterbitkan

pada

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memberi kepercayaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel menggelar kegiatan. Foto: dispersipkalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dipercaya untuk melaksanakan program nasional sebagai pemegang Indeks Pembangunan Literasi (IPL) tertinggi se Indonesia.

Secara bersamaan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memberi kepercayaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel menggelar kegiatan.

Bidang perpustakaan, Perpusnas RI melaksanakan kegiatan sertifikasi pustakawan hingga 23 Juni 2022 mendatang.

 



 

Baca juga: KPK Cekal Mardani Maming Terkait Dugaan Kasus Korupsi

“Sertifikasi kompetensi pustakawan merupakan salah satu bentuk pengakuan atas kemampuan dari pustakawan. Dan Provinsi Kalimantan Selatan mendapat kehormatan terpilih menjadi tempat ujian sertifikasi pustakawan tersebut,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan dan Kerjasama Dispersip Kalsel, Wildan Akhyar, Selasa (21/6/2022).

Dengan sertifikasi kompetensi pustakawan akan diketahui kemampuan pustakawan yang ada di Provinsi Kalsel, sehingga pustakawan bisa menjadi termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuannya.

Sementara itu, ANRI menyasar bidang arsip yang melaksanakan program risk assessment, untuk menghimpun database kerusakan arsip, serta melakukan pendampingan praktek penilaian terhadap potensi bahaya kerusakan, guna dapat menentukan langkah-langkah pelestarian khazanah arsip statis yang tersimpan di lembaga kearsipan.

“Prioritas kita untuk provinsi, kita lakukan asessment menerapkan arsip bernilai pertanggung jawaban nasional, salah satunya di Kalsel,” tutur arsiparis madya koordinator laboraturium reservasi arsip nasional, Yana Sugiana, usai pembukaan kegiatan, di Depo Arsip Kalsel di Banjarbaru. Kegiatan berlangsung selam tiga hari yang dibiayai dari pemerintah pusat. (Kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : rls
Editor : kk


iklan

Disarankan Untuk Anda

<

Paling Banyak Dibaca

-->