Kabupaten Hulu Sungai Utara
Pengembangan Potensi Anyaman Rotan Merah Khas Amuntai
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sebanyak 20 peserta dari beberapa desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) diberikan pelatihan pengembangan desain, peningkatan mutu serta kualitas anyaman rotan merah (lupu) oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (23/2/2021).
Pelatihan digelar selama enam hari,
dari 23 sampai 28 Februari 2021 berlangsung di showroom Dekranasda Kabupaten HSU, Rest Area Putri Junjung Buih Amuntai Tengah.
Kabid Perinsdustrian Disperindagkop HSU HM Yani mengatakan, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama enam hari ini dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan IKM tentang teknis produksi kerajinan bamban.
“Pelatihan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat para pengrajin di Kabupaten HSU,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM HSU, Muhammad Rafiq menyebutkan kegiatan ini merupakan salah satu program kerja nyata Disperindagkop HSU melalui pembinaan dan pelatihan.
“Diharapkan peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh perhatian,” imbuhnya.
Menurut Rafiq selama ini kerajinan anyaman rotan merah merupakan rotan yang khas Amuntai dengan kualitas sangat baik.
“Rotan merah ini sudah sangat populer, bahkan untuk penjualannya rotan merah sendiri bisa sampai jutaan rupiah,” kata Rafiq.
Ia berharap setelah menerima pelatihan, para pengrajin terus meningkatkan olahan serta tidak perlu lagi menjual produk anyaman setengah jadi. Sehingga dengan sepenuhnya produk kerajinan anyaman dapat diakui sebagai salah satu hasil dari kerajinan anyaman dari desa masing-masing.
“Saya berharap kerajinan dari ibu-ibu dapat terus meningkat kualitasnya, dan manfaatkan sebaik-baiknya dari pelatian ini, agar nantinya bisa kita aplikasikan dikerajinan rotan yang kita harapkan,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)
Editor : Bie
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





