HEADLINE
Jejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN — Semangat menyebarkan literasi di desa pelosok ditunjukkan para relawan dalam Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II.
Kegiatan yang berlangsung 4-5 April 2026 ini menyasar anak-anak pelosok di Dusun Ambatunin, Desa Uren, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan.
Ekspedisi yang diinisiasi oleh Forum Gerakan Meratus ini berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (KM UMB), BEM Universitas Ahmad Yani Banjarmasin, dan mahasiswa Universitas Sapta Mandiri Balangan.
Baca juga: Wisuda ke-129 ULM Luluskan 1.258 Orang

Salah satu relawan, Irfan Naufal menyebut perjalanan relawan menuju lokasi tidaklah mudah. Mulai pusat Kota Paringin, rombongan mesti menempuh perjalanan selama 3 jam. Di sana, mereka melewati jalan hauling milik perusahaan tambang batu bara yang penuh debu.
Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 2-3 jam melalui jalur perbukitan dengan medan terjal dan menukik.
Kendatipun demikian, kondisi medan ekstrem dianggap sebagai tantangan tersendiri. Mereka tidak menyerah dan terus melangkah demi berkontribusi dalam menguatkan literasi dan pendidikan di daerah terpencil.
Baca juga: Catat Tanggalnya! Ustadz Das’ad Latif Hadir di Kuala Kapuas
“Tujuan kami memberikan logistik alat tulis dan mengajar disana,” ujar Irfan ke Kanalkalimantan.com, Kamis (9/4/2026).
Setibanya di Dusun Ambatunin sekitar pukul 20.00 Wita, relawan beristirahat sekaligus berbenah usai melakukan perjalanan panjang.
Keesokan harinya, relawan mulai turun ke Sekolah Dasar Kecil (SDK) Ambatunin yang merupakan satu-satunya lembaga pendidikan bagi anak-anak di dusun pedalaman Pegunungan Meratus ini.
Baca juga: Cek Kesehatan Warga Binaan Lapas Banjarbaru, 4 Reaktif HIV 20 Terduga TBC
Selain menyerahkan donasi dalam bentuk perlengkapan sekolah, relawan turut mengadakan kegiatan edukatif, permainan, dan kuis.
Di tengah keterbatasan fasilitas sekolah, anak-anak Dusun Ambatunin tetap semangat dalam menimba ilmu.
Ekspedisi ini juga menunjukkan upaya menjaga harapan pendidikan harus selalu dilakukan beberapa elemen masyarakat meskipun dilanda keterbatasan. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
kampus3 hari yang laluWorkshop Jurnalis Mahasiswa Pendidikan Sosiologi ULM
-
HEADLINE2 hari yang laluMama Sinta Dijemput Jet Pribadi Sebelum Laporkan Film Pesta Babi
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Antar Kepulangan HM Haridi ke Peristirahatan Terakhir
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluPenyaluran TKD di Kalsel per 30 April Capai Rp6,68 Triliun
-
Bisnis2 hari yang laluEkspor Batu Bara, CPO, Ferro Alloy Lewat Satu Pintu Berlaku 1 Juni 2026
-
HEADLINE2 hari yang laluKloter BDJ 01 Bersiap Kembali ke Tanah Air, Tiba 4 Juni di Bandara Syamsudin Noor

