Kota Banjarbaru
Pemko Banjarbaru Tak Akan Terapkan Seragam Honorer
BANJARBARU, Pemerintah Kota Banjarmasin telah menerapkan aturan yang melarang pegawai honorer untuk menggunakan seragam pakaian dinas harian (PDH) warna khaki. Peraturan ini telah tertuang dalam Surat Edaran Walikota Banjarmasin yang dikeluarkan sejak Selasa (10/12) lalu.
Namun, Pemerintah Kota Banjarbaru sepertinya tidak akan ikut-ikutan latah menerapkan aturan yang melarang pegawai honorer untuk mengenakan seragam PDH khas PNS. Hal tersebut disampaikan Walikota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani, di sela-sela peresmian Terminal Baru Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Rabu (18/12) pagi.
“Nanti-nanti sajalah Banjarbaru. Belum (ada rencana itu),” kata Nadjmi sembari tertawa, Rabu (18/12).
Menurut Nadjmi, jika Pemko Banjarbaru menerapkan aturan yang sama, dikhawatirkan akan membuat pegawai honorer gelisah. Yang akibatnya akan berpengaruh pada kinerja pegawai.
“Ini nanti gelisah teman-teman (pegawai) honorer, (dikhawatirkan) diskriminasi. Kita menghindari itu,” tambah Nadjmi.
Nadjmi mengklaim, kinerja pegawai honorer tak kalah bagus dengan pegawai PNS yang ada di Pemko Banjarbaru. Sehingga, aturan pelarangan seragam PDH untuk honorer dirasa tidak perlu.
“Banyak saja pegawai honorer kita yang kinerjanya bagus-bagus. Kalau (diterapkan) bakal terjadi kegelisahan, bikin baju seragam (honorer) langsung berhenti,” papar Nadjmi.
“Santai saja dulu,” pungkas Nadjmi sembari berlalu. (fikri)
Editor : Chell
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Sungai Lulut yang Amblas
-
HEADLINE2 hari yang laluProtes Pemadaman Listrik Bergilir, Warga Datangi PLN UP3 Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluRespon Keluhan Warga, Ketua DPRD Banjarbaru Panggil PLN Soal Pemadaman Bergilir
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDKISP Banjar Tingkatkan Wawasan ASN Mengenai Standar Keamanan Informasi
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluLomba Desain Sasirangan Pewarna Alam di Mess L Banjarbaru
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluWakil Rakyat Palangka Raya Minta Penyediaan Fasum Ramah Disabilitas


