Kabupaten Hulu Sungai Utara
Pemkab HSU Raih Penghargaan Pelayanan KB Terbaik Kedua se Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil meriah penghargaan pelayanan KB terbaik kedua kabupaten kota se Kalsel tingkat nasional kelompok target lebih dari 750 akseptor pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo kepada Pemkab HSU HSU diwakili Kepala DPPKB HSU Hj Anisah Rasyidah saat peringatan Harganas ke-30 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (27/7/2023) siang.
Kepala DPPKB HSU Hj Anisah Rasyidah usai menerima penghargaan bersyukur atas pencapaian yang diraih Kabupaten HSU karena telah memiliki komitmen dalam mengendalikan penduduk dan keluarga berencana.
“Dengan perolehan tersebut mampu memberikan semangat melayani masyarakat sesuai dengan program-program yang telah ditetapkan oleh pemerintah membangun keluarga yang sejahtera dan bahagia khususnya di Kabupaten HSU,” ungkap Anisah
Anisah menyebut, capaian kali ini melebihi target nasional, lantaran DPPKB HSU terus berupaya untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya program KB.
Baca juga: Tertinggi di Kalsel, Pemkab Banjar Turunkan Angka Stunting sampai 14,3 Persen

Peringatan Harganas ke-30 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (27/7/2023) siang. Foto: diskominfo hsu
DPPKB HSU juga terus melaksanakan kegiatan mekanisme operasional lini lapangan di Kampung KB dan pelayanan KB gratis 10 kecamatan di Kabupaten HSU. Menggerakkan kader-kader yang ada di desa dan penyuluh KB yang ada di masing-masing kecamatan.
Baca juga: Menyantuni dan Mengusap Kepala Anak Yatim, Tradisi Warga HSU di Hari Asyura
Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi Kalsel, atas kinerja menurunkan angka kasus stunting.
Dikatakannya, Kalsel berhasil menurunkan angka kasus stunting secara signifikan, yakni sebesar 5,3 persen.
“Itu termasuk tinggi se Indonesia, paling tinggi ada di angka 6 persen. Kalsel berada di posisi kedua,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel H Ramlan MA megatakan, peringatan Harganas ke-30 tahun ini mengangkat tema “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju”.
Tujuannya yakni untuk menyinergikan gerak dan langkah keluarga Indonesia mencegah stunting. Meningkatkan peran stakeholder, tokoh masyarakat dan keluarga dalam pembangunan keluarga.
Baca juga: Kafilah HSU Raih Peringkat Tujuh MTQN XXXIV Kalsel
Ramlan menyebut, kegiatan tersebut dilaksanakan guna meningkatkan kinerja pengelola dan petugas bangga kencana dalam meningkatkan program.
“Yang tidak kalah penting yakni untuk meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluSetelah 35 Tahun, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Total
-
HEADLINE2 hari yang laluMafia BBM ‘Larikan’ Solar ke Tambang, Sopir Angkutan Logistik Berteriak
-
Budaya2 hari yang laluPerjuangan Panjang Penghasil Kayu Manis dari Meratus, 6-7 Tahun Baru Panen
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang lalu140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTurnamen Pickleball se Kalsel di Amuntai
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Hadiri Penandatangan Kontrak Swakelola Program Cetak Sawah





