Kota Banjarbaru
Pasca Bencana Banjir, Wamen KLHK Sorot Sejumlah Kasus Illegal Logging di Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus pembalakan liar di Kalsel menjadi sorotan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Wakil Menteri KLHK Alue Dohong mengatakan akan memulai upaya penegakan hukum atas maraknya kasus illegal logging. Walaupun ia mengakui membutuhkan waktu hingga mendapatkan aktor di baliknya.
“Tentu ada proses yang panjang baik dalam pengumpulan data bukti maupun administratifnya. Lalu menentukan apakah itu itu bersifat pidana atau perdata. Banyak instrumen yang harus kita jalankan untuk mengungkap kasus illegal logging ini,” katanya, Rabu (10/3/2021).
Alue mengajukan saran kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel terkait perizinan hak pengusahaan hutan (HPH) kepada korporasi. Ia mengintruksikan untuk tegas mencabut izin perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan perhutanan.
Baca juga: BREAKING NEWS. Puluhan Petugas Satpol PP Banjarbaru Serbu Kantor BPKAD, Ada Apa?
“Saya menyarankan kepada bapak Gubenur, terkait perizinannya. Harus dikaji lagi ketaatannya. Kalau tidak taat, maka kita tegas jalan instrumen penegakan hukum ini,” tegas Alue.
KLHK sendiri akan mengerahkan jajarannya di Direktorat Jenderal Penegakkan Hukum guna melacak jejak Illegal Logging di Kalsel. Upaya ini disebutnya sebagai penanganan pasca bencana banjir yang melanda pada awal tahun tadi, mengakibat ratusan ribu masyarakat terdampak, hingga menelan korban jiwa.
Berdasarkan data Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, per 25 Februari, setidaknya ada 3 kasus illegal logging yang berhasil diungkap. Pemerintah setidaknya mengamankan 400 kubik kayu yang akan diperdagangkan.
Baca juga: KLHK Siapkan 83,37 Miliar untuk Penanganan Pasca Banjir Kalsel
Kasus illegal logging pertama terungkap saat Pemkab HST bersama Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalsel, menemukan tumpukan hasil aktivitas pembalakan awal Februari lalu. Tumpukan kayu berbagai jenis tersebut tercatat sebanyak 96 potong, dengan volume kurang lebih 5 kubik.
Sayangnya, dari seluruh kasus tersebut petugas belum berhasil menemukan satupun aktor yang bermain dalam bisnis tersebut. (Kanalkalimantan.com/rico)
Reporter: rico
Editor: cell
-
HEADLINE3 hari yang laluGaya Istri Gubernur Kalteng Kala Masyarakat Hirup Asap Pekat Karhutla
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluAsap di Palangka Raya Batasi Jarak Pandang Kurang dari 100 Meter
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluHadir di Tengah Asap, Wali Kota Banjarbaru Semangati Relawan Karhutla
-
HEADLINE24 jam yang laluProfil Gus Kikin: Pengasuh Ponpes Tebuireng, Ketum PBNU 2026-2031
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluLahan di Guntung Ujung Terbakar, Petugas DPKP Kabupaten Banjar Padamkan dalam Waktu Cepat
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTerpapar Asap Karhutla, Sekda HSU Imbau Warga Jaga Kesehatan


