Connect with us

Kab. HSU

Mudik Pakai Motor, Pilihan Mahasiswa Asal HSU Kembali ke Kampung Halaman

Diterbitkan

pada

Mahasiswa asal HSU mudik ke kampung halaman dengan sepeda motor.Foto : dewahyudi

AMUNTAI, Suasana mudik menjelang lebaran Idul Fitri memang sudah menjadi tradisi lumrah bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, tak terkecuali para mahasiswa yang biasanya mudik lebaran tidak hanya untuk sekedar pulang kampung bertemu orang tua, namun bisa juga diantaranya disebabkan oleh hal lainnya seperti menipisnya cadangan materi.

Oleh karena pilihan mudik menggunakan motor masih menjadi pilihan utama daripada menggunakan angkutan umum, kendati masih banyak mengundang resiko yang tinggi.

Seperti yang diungkapkan Ahmad Marjuni, mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang menuturkan, bahwa rata-rata di penghujung bulan Mei tepatnya pada tanggal 31 Mei 2019 hampir semua mahasiswa sudah pulang ke kampung halaman, karena mungkin sudah sangat merindukan kampung halaman tercinta, meskipun banyak yang mudik menggunakan motor namun hal tersebut disiasati dengan mudik secara bersama-sama atau rombongan.

“Hampir semua mahasiswa yang berkuliah di Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura pulang ke kampung halaman dengan menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Ketua Kerukunan Mahasiswa Hulu Sungai Utara (KM-HSU) ini kepada kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (2/6)

Faktor ini disebabkan karena jadwal perkuliahan di rata-rata kampus di Banjarmasin seperti Universitas Lambung Mangkurat dan UIN Antasari Banjarmasin sudah selesai, sehingga banyak mahasiswa menggunakan motor pribadinya pulang ke kampung halaman untuk nantinya dapat digunakan dalam beraktifitas sehari-hari sepanjang waktu libur perkuliahan yang cukup panjang, meski diakui cukup berisiko mudik menggunakan motor terlebih waktu puasa,” tambahnya.

Adapun yang menjadi, hal yang mendasar karena banyak sekali waktu dihabiskan di kota perantauan para ramadhan kali ini, pastinya kami para mahasiswa rindu suasana buka bersama, sahur bersama, dan momen lainnya yang hanya ditemui pada momen bulan ramadhan bersama keluarga tercinta.

Ditambah lagi dengan reuni sekaligus buka puasa bersama adalah salah satu agenda yang juga kami nanti-nantikan ketika kami berada di kampung halaman tercinta, baik reuni SD, SMP maupun setingkat SMA,” sambungnya.

Marjuni menyebut, ada sekitar 300-an lebih mahasiswa asal Hulu Sungai Utara yang melakukan mudik, itupun masih banyak mahasiswa HSU yang belum terdata di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru Martapura dan sekitarnya.

Ia berharap nantinya pemerintah daerah memberikan kebijakan setiap tahun untuk memberikan layanan bagi para mahasiswa baik yang berada di Banjarmasin, Banjarbaru maupun daerah lainnya untuk memfasilitasi sehingga memudahkan perjalan mudik ke kampung halaman seperti yang diterapkan beberapa instansi yang ada di Banjarmasin yaitu adanya program mudik gratis khususnya untuk mahasiswa asal HSU.

Pun harapan kami mungkin bukan hanya sekedar mudik namun juga nantinya saat kami kembali lagi ke tempat kami berstudi juga tetap diberikan fasilitas yang sama saat ketika mudik.

“Sehingga, disamping dapat menikmati waktu perjalanan mudik antar sesama mahasiswa, sedikit banyaknya mengurangi resiko yang ditimbulkan dari mudik menggunakan motor,” tandasnya. (dew)

Reporter : Dew
Editor : Bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->