HEADLINE
Menanti Penantang Sutarto Hadi di Penjaringan Rektor ULM
BANJARMASIN, Penjaringan calon rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2018-2022 resmi dibuka.  Terhitung sejak 19 April hingga 18 Mei 2018, peserta sudah bisa mendaftar. Peserta tidak hanya dibatasi dari kalangan ULM saja, tapi juga bisa dari luar ULM asal memenuhi 14 kreteria persyaratan yang ditetapkan. Lalu, siapa kira-kira yang akan maju melawan incumbent Prof DR Sutarto Hadi, M.Si, M.Sc yang kemungkinan akan kembali maju ke bursa calon rektor?
Ketua Panitia Pemilihan Rektor ULM drg Rosihan Adhani mengatakan, ada sekitar 149 dosen ULM yang memenuhi syarat maju mengikuti seleksi calon rektor. Walau demikian, di luar institusi ULM juga berhak mendaftar bursa calon rektor asalkan memenuhi 14 persyarakat. Di antaranya, PNS dengan pengalaman jabatan sebagai lektor kepala, minimal berpendidikan doktor, berusia maksimal 60 tahun, dan tidak melakukan plagiat dari semua karya ilmiah yang dilampirkan.
Menurut Rosihan, dari nama-nama yang masuk dalam penjaringan nanti akan disaring tiga calon final yang dipilih secara tertutup oleh Senat Universitas dan perwakilan Kemristek Dikti. Terkait calon eksternal, meskipun memungkinkan, tapi menurut Rosihan selama tradisi pemilihan rektor ULM belum ada kandidat luar kampus mendaftar. “Kami ingin mencari bakal calon yang mempunyai ide dan gagasan untuk kemajuan Universitas Lambung Mangkurat,†ujarnya.
Senat universitas sudah menyusun tata tertib pemilihan rektor, yaitu Peraturan Senat Nomor 20 Tahun 2018. Peraturan itu menyebutkan ada 3 tahap pemilihan rektor: penjaringan, penyaringan, dan pemilihan. Tahap penjaringan pada 19 April-18 Mei 2018, tahap penyaringan pada 22 Mei-1 Juni 2018, dan tahap pemilihan pada 20 Juni 2018. Panitia berharap minimal ada empat calon rektor ketika tahapan penjaringan.
Panitia kemudian menetapkan tiga calon rektor yang berhak mengikuti tahapan pemilihan, setelah melaporkan ke Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Setelah ada persetujuan Menristek, senat universitas melaksanakan pemilihan rektor pada 20 Juni 2018.
Dalam pemilihan rektor Unlam, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi memiliki 35 persen suara dan senat universitas punya 65 persen hak suara.
-
Budaya3 hari yang laluPerjuangan Panjang Penghasil Kayu Manis dari Meratus, 6-7 Tahun Baru Panen
-
HEADLINE3 hari yang laluMafia BBM ‘Larikan’ Solar ke Tambang, Sopir Angkutan Logistik Berteriak
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang lalu140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTurnamen Pickleball se Kalsel di Amuntai
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Hadiri Penandatangan Kontrak Swakelola Program Cetak Sawah
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM





