Kota Banjarbaru
Maraknya Kasus Kekerasan Terhadap Anak Perempuan, P2TP2A Intan Idaman Gelar Rapat
BANJARBARU, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Intan Idaman Kota Banjarbaru menggelar rapat terkait laporan tentang kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota Banjarbaru tahun 2019, Senin (28/10).
Dihadiri Ketua P2TP2A Intan Idaman Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani didampingi Wakil Ketua H Said Abdullah, kegiatan dibuka Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB PMP dan PA) Kota Banjarbaru Ir Hj Puspa Kencana.
Ir Hj Puspa Kencana mengatakan, rapat digelar untuk membahas dan melihat berapa banyak kasus kekerasan pada perempuan dan anak yang ada di kota Banjarbaru.
“Selain itu juga memberikan berbagai masukan dan saran kepada P2TP2A Intan Idaman Kota Banjarbaru terkait kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota Banjarbaru,†katanya.
Sementara itu, Hj Ririen Nadjmi Adhani mengungkapkan, tujuan hadirnya dari P2TP2A adalah untuk memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan serta berupaya memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan anak dalam rangka terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender.
Ia mengharapkan, P2TP2A dapat mengurangi laporan ataupun kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak di kota Banjarbaru. (rico)
Editor : Bie
-
HEADLINE3 hari yang laluSatpol PP Banjar Tertibkan 23 Bangunan di Gambut, Ditemukan Fasilitas Karaoke dan Kamar di Warung Makan
-
kampus3 hari yang laluMahasiswa Kumpulkan Rp5,2 Juta untuk Korban Kebakaran Kuin Cerucuk
-
HEADLINE1 hari yang laluSetahun Disegel, Begini Kondisi TPA Basirih Sekarang
-
Kota Martapura3 hari yang laluMasuk April Wali Kota Yamin Minta Percepatan Realisasi Anggaran
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluPelantikan 43 Pejabat Pemkab HSU, Ini Kata Bupati Sahrujani
-
HEADLINE1 hari yang laluKuota Kirim ke TPA Banjarbakula Dipangkas, Sampah ‘Menggunung’ di Banjarmasin







