Connect with us

HEADLINE

M Rozian, Santri Asal Banjarbaru Tewas Ditusuk Orang Tak Dikenal di Cirebon

Diterbitkan

pada

Jenazah korban disholatkan Foto: ist

CIREBON, Seorang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Jabar), bernama Moh Rozian, tewas karena ditusuk, Jumat (6/9) malam. Saat ini, Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota masih mengejar pelaku penusukan.

Mohammad Rozian, merupakan santri asal Kalsel, yang beralamat rumah di Jl Puyau 25 Komplek Ratu Elok Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

“Kami masih dalam penyelidikan (untuk kasus penusukan yang mengakibatkan santri meninggal dunia),” kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy di Cirebon, Sabtu (7/9).

Menurut Roland, pelaku penusukan diperkirakan satu orang. Hal itu sesuai dengan keterangan saksi yang merupakan rekan korban di Ponpes Husnul Khotimah. “Kemungkinan pelaku penusukan itu satu orang. Ini sesuai apa yang dikatakan saksi,” ujarnya.

Selain itu, Polres Cirebon Kota juga masih mengumpulkan informasi terkait kasus penusukan tersebut, baik dari saksi maupun rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Rozian ditusuk orang tidak dikenal di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. “Saat kejadian, korban bersama rekannya sedang menunggu ibu kandungnya yang akan menghadiri pertemuan wali santri,” kata Roland di Cirebon, Sabtu (7/9).

Korban saat itu bersama rekannya sedang menunggu ibunya. Namun tiba-tiba datang orang tidak dikenal dan langsung menuduh korban telah menganiaya temannya. “Korban sempat bilang tidak tahu tapi pelaku tetap ngotot menuduhnya,” ujarnya.

Sementara rekan korban berusaha mencari bantuan kepada warga sekitar. Sebab, pelaku membawa senjata tajam dan mengarahkannya kepada korban. Namun, saat teman korban kembali ke tempat semula, korban sudah tersungkur bersimbah darah sambil memegang dada kanannya. Saat itulah, ibu kandung korban sampai di lokasi dan mendapati sudah berdarah, kemudian langsung melarikannya ke RSD Gunung Jati Kota Cirebon.

“Akan tetapi setelah tiba di UGD RSD Gunung Jati nyawa korban tidak tertolong karena kehabisan darah,” katanya.

Polisinya masih mengejar pelaku penusukan yang diperkirakan satu orang. Hal itu sesuai dengan keterangan saksi yang merupakan rekan korban. “Kemungkinan pelaku penusukan itu satu orang, ini sesuai apa yang dikatakan saksi,” ujarnya.

Selain itu, Kepolisian Resor Kota Cirebon juga masih mengumpulkan informasi terkait kasus penusukan tersebut, baik dari saksi maupun rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi, saat kejadian, korban bersama rekannya sedang menunggu kedatangan orang tuanya yang datang menjenguk dari Kalimantan. TIba-tiba pelaku datang dan langsung menusuk korban. “Berdasarkan keterangan saksi bahwa korban sedang menunggu orang tuanya. Namun, datang seorang yang tak dikenal dan kemudian melakukan penusukan,” katanya.

Polisi belum mengetahui senjata yang digunakan oleh pelaku menusuk korban hingga tewas. Sampai saat ini polisi masih mengejar pelaku.(inw/rendy)

Reporter : inw/rendy
Editor : Cell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->