Kota Banjarmasin
Lima Rumah di Pelambuan Habis Dilahap Api
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Gang Haji Idah, Jalan Ir P Moch Nor, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Jumat (1/8/2025) malam.
Berdasarkan pantauan Kanalkalimantan.com, kobaran api mulai terlihat pukul 21.15 Wita, membuat warga sekitar keluar berhamburan menyelamatkan diri.
Di saat bersamaan, Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) bergegas ke lapangan untuk memadamkan api sehingga Si Jago Merah berhasil diredam pukul 22.00 Wita.
Baca juga: Warga Keluhkan Dampak Proyek Jembatan Sei Ulin: Warung Tutup, Drainase Mampet!

Ketua RT 27, Daus (52) menuturkan, kebakaran yang terjadi menghanguskan lima buah rumah warga di tiga RT sekaligus yakni 25, 26, dan 27.
“RT 27 dua rumah, RT 26 dua rumah, RT 25 satu rumah. Lokasinya memang perbatasan antar RT,” ucap Daus.
Ditanya soal penyebab kebakaran, Daus mengaku tak mengetahui pemicunya karena api tiba-tiba membesar.
Sementara itu, salah satu korban kebakaran, Rahmani (38) menceritakan, dirinya kala itu berada di dalam rumah langsung dibuat kaget engan api yang sudah membesar di rumah tetangganya.
Baca juga: Olahan Ikan Dikenalkan Mahasiswa KKN ULM ke Ibu-ibu Desa Muara Pagatan
“Saya di dalam rumah, pas keluar rumah ternyata api sudah besar,” ujar Rahmani.
Naasnya, kondisi tersebut membuatnya tak sempat mengamankan harta benda di dalam rumahnya.
“Habis semuanya, tidak ada yang berhasil diselamatkan karena apinya sudah besar dan asapnya banyak,” terang Rahmani.
Senada Rahmani, diungkapkan oleh salah seorang warga lainnya, Abah Asel (40), saat api muncul ia tengah bersantai melihat klotok tiba-tiba mendadak timbul api.
Baca juga: Damri Buka Rute Bandara Syamsudin Noor – Tugu Km 0 Banjarmasin
“Saya lagi nongkrong lihat klotok, tiba-tiba langsung besar api dan angin arahnya ke laut,” kata Abah Asel.
Pada saat itu pula, ia segera melaporkan kejadian tersebut ke grup Informasi Kejadian WhatsApp agar BPK segera meluncur ke lokasi.
Di tempat yang sama, anggota Korem 101 Antasari, Nahlifaii yang ikut membantu pemadaman menyebutkan, titik api yang berada di tengah perkampungan cukup menyulitkan proses pemadaman.
“Mungkin karena apinya di tengah jadi kita agak terlambat, tapi tetap bisa dikuasai apinya,” imbuh Nahlifai.
Baca juga: Polres HSU Dorong Upaya Damai Sengketa Tanah SDN Pararain
Selain itu, dipaparkan olehnya, kondisi medan yang sempit turut menjadi kendala relawan di lapangan.
Terlebih bahan bangunan yang terbuat dari kayu semakin membuat kobaran api menjulang tinggi ke atas permukaan.
“Di sini ada sekam kayu seperti bubuk, makanya apinya sangat besar,” tukas Nahlifaii.
Terakhir, dia memastikan tak ada korban jiwa atas kebakaran, namun sejumlah rekanan di lapangan ada yang sesak napas akibat asap dari api.
“Korban tidak ada cuma ada kawan-kawan yang sesak napas mungkin karena di depan api tapi sudah dievakuasi,” pungkas Nahlifaii. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluBanjarmasin Kota Tak Ramah Pejalan Kaki, Ada Trotoar Tapi ‘Jadi-jadian’
-
Kalimantan Barat2 hari yang laluJadwal Lengkap & Rangkaian Acara Cap Go Meh Singkawang 2026: Panduan Wisata Terupdate
-
Kalimantan Barat2 hari yang laluRute Pawai Lampion Singkawang 1 Maret 2026: Hindari Macet di Titik-Titik Ini!
-
Kalimantan Barat2 hari yang laluWisata Kuliner Cap Go Meh Singkawang 2026: Daftar Makanan Khas dan Rekomendasi Tempat Berbuka
-
Bisnis2 hari yang laluTebar Kebaikan CV Sinergi Kalimantan Amindo Berbagi Takjil
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSafari Ramadan Terakhir, Bupati dan Wabup Banjar Kunjungi Cintapuri Darussalam

