Connect with us

HEADLINE

Laka Maut Honda Scoopy-Truk Sampah, Kabid Persampahan: Kami Tanggung Jawab, Sopir dan Truk Sudah Diamankan

Diterbitkan

pada

Korban tewas laka lantas di dekat jembatan kembar Sungai Besar, Selasa (17/5/2022) subuh. Foto: ibnu

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Laka maut tewaskan pengendara sepeda motor Honda Scoopy Ahmad Sasi (23), warga Jalan Kasturi 1, Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru di jembatan kembar Sungai Besar, Jalan Mistar Cokrokusumo, Selasa (17/5/2022) subuh, sekitar pukul 05.20 Wita.

Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) tersebut terjadi diduga akibat bersenggolan dengan truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru.

Kanalkalimantan.com mengkonfirmasi kepada Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Banjarbaru Erwan Rudiansyah mengakui bahwa armada truk pengangkut sampah terlibat dalam kejadian pada subuh tersebut.

“Mobil (Truk, red) dan sopirnya sudah diamankan, dibawa ke Mapolres Banjarbaru,” akunya.



 

 

Baca juga: Diduga Tabrak Truk Sampah, Pemuda Asal Sungai Besar Meninggal Dunia

Diterangkannya, setelah kejadian truk sempat dimasukkan ke dalam workshop DLH Banjarbaru yang hanya selemparan batu dari jembatan kembar, sebelum dibawa ke Mapolres Banjarbaru.

“Biasanya truk subuh itu sudah keluar dari pos (Workshop DLH Banjarbaru, red), kemungkinan korban tersenggol bagian bak belakang truk,” tuturnya.

Dirinya belum mengetahui secara detail bagaimana kejadian laka tersebut, setelah dirinya sampai di Pos workshop korban sudah dibawa ke rumah sakit.

“Tadikan armada keluar terus memutar, ada yang mengabarkan kendaraan melawan arus, kita tidak tahu mana yang benar,” ungkapnya.

DLH Banjarbaru menyerahkan seluruhan penyelidikan kepada pihak berwajib untuk menangani musibah naas tersebut.

Dituturkan Erwan, pihak keluarga tidak menuntut apapun mengenai permasalahan tersebut. Namun, pihaknya berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk permasalahan tersebut.

“Kami tetap bertanggung jawab terhadap almarhum dari pengurusan di rumah sakit hingga penguburannya,” tuntasnya.

Baca juga: Tiga Rumah Dinas Prajurit Hangus di Komplek Rindam VI Mulawarman

Terpisah, saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Banjarbaru, Iptu Eko Guntar Lumbanraja hingga saat ini belum memberikan tanggapan apapun mengenai kejadian tersebut.

Salah seorang warga di lokasi kejadian mengatakan, dirinya waktu itu melihat korban sudah tergeletak di jalan dengan posisi badan menghadap kanan dan mengeluarkan darah di bagian kepala.

“Saat itu korban sudah tergeletak di tengah jalan dengan mengeluarkan darah di bagian kepala,” ujarnya.

Dirinya di lokasi dengan tiga orang lainnya, di antara orang tersebut mengatakan korban kecelakaan dengan truk pengangkut sampah.

“Ada yang bilang kalau kecelakaan tersebut musuhnya dengan truk pengangkut sampah,” sebutnya. (Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

<<

Paling Banyak Dibaca

-->