Kota Banjarmasin
Kota Banjarmasin Siapkan 14 Aplikasi Pelayanan Publik di 2019
BANJARMASIN, Pembenahan dan pembaharuan program aplikasi pelayanan masyarakat via online terus dilakukan jajaran Pemko Banjarmasin. Tahun 2019 ini, setidaknya ada 14 aplikasi pelayanan publik yang telah disiapkan untuk mempermudah adminsitrasi pelayanan publik. Diantaranya, e-Surat, e-Sampah, Simpeg, dan CCTV publik.
Untuk CCTV publik, tahun ini akan ditambah lagi titik pantau sebanyak 2-3 titik. “Saya minta ditambah mungkin 2 atau 3 titik lagi, terutama di pintu masuk kota di Jalan A Yani Km 6, kemudian di kawasan Kayutangi dan di pusat-pusat kemacetan untuk memantau kondisi traffic light,†ujar Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, saat berkunjung ke ruang command center di Balaikota Banjarmasin.
Aplikasi data lain yang disediakan Pemko Banjarmasin untuk kenyamanan masyarakat Kota Seribu Sungai adalah Si-Sintal. Aplikasi ini memuat data tentang tentang kemiskinan. Kemudian aplikasi Simpun yang memuat data tentang perencanaan pembangunan, realiasasi serapan anggaran dan lainnya.

Dari semua aplikasi tersebut, saat ini yang paling banyak dikunjungi masyarakat dengan berselancar di dunia maya adalah aplikasi Palui. Aplikasi Palui ini, terang Ibnu Sina, memuat hampir seluruh pelayanan publik di kelurahan, di e-Kelurahan terdapat aplikasi untuk urusan surat menyurat, perizinan, surat rekomendasi dan 11 surat menyurat lainnya.
Aplikasi lain yang juga sedang dipersiapkan Pemko Banjarmasin adalah tentang informasi pendapatan daerah dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin dan aplikasi Ayo ke Banjarmasin.

Saat ini, lanjut Ibnu Sina, untuk aplikasi tentang informasi pendapatan daerah, Bakeuda telah melakukan kerjasama dengan dengan beberapa bank yang ada di kota ini, untuk melayani masyarakat dengan berbagai transaksi seperti pajak online, transaski belanja di cafe, serta pembayaran hotel dan restoran.
“Kami dari Pemko bisa memantau pajak yang bapak dan ibu bayarkan, kemudian di-update di Balaikota, selanjutnya setiap saat kami bisa melihat pendapatan kas daerah kita, apakah meningkat atau menurun, sehingga dari situ kita bisa melihat geliat ekonomi di Kota Banjarmasin,†jelasnya.
Sedangkan untuk aplikasi Ayo ke Banjarmasin yang berisi tentang kepariwisataan di kota Seribu Sungai. Masyarakat tidak perlu repot untuk mengunduh aplikasinya, karena hanya dengan scan barkode yang dipasang di 36 titik destinasi wisata di kota ini, secara otomatis akan muncul berbagai informasi tentang kepariwisataan. (mario)
Editor:Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE3 hari yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
HEADLINE2 hari yang laluKrisis Air Pemadaman Karhutla di Kalsel, Pemerintah Siapkan Sumur Bor
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluMenembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker
-
Kalimantan Selatan1 hari yang lalu11 Perusahaan di Kalsel Terindikasi Terkait Karhutla
-
DPRD BANJARBARU3 hari yang laluJalan Santai Bersama Ketua DPRD Banjarbaru di Cempaka Sari




