Kabupaten Kotabaru
Korban Kecelakaan Laut di Perairan Kotabaru Ditemukan Terdampar Pesisir Pantai
KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU — Korban terakhir kecelakaan tabrakan kapal di perairan Kotabaru ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (20/6/2026) pukul 17.08 Wita.
Korban bernama Gilang (23), warga Perumnas Hilir Batu Selira, Desa Hilir Muara RT 08, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru.
Jasad Gilang ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan terdampar di kawasan pesisir pantai. Lalu, korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra untuk penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Kafilah HSU Apresiasi Malam Ta’aruf MTQ ke‑37 Kalsel
Gilang adalah satu dari tujuh korban kecelakaan pelayaran akibat tabrakan antara kapal nelayan dan kapal penumpang di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
SAR Mission Coordinator I Putu Sudayana mengatakan, data akhir operasi SAR menunjukkan lima orang selamat dan dua orang meninggal dunia atas kecelakaan di perairan Kotabaru ini. Tidak ada lagi korban yang dinyatakan hilang.
Penemuan jasad Gilang sebagai korban terakhir menandakan korban dalam kecelakaan pelayaran tersebut sudah berhasil terdata dan dievakuasi.
Baca juga: ASN Pemko Banjarbaru Diminta Jadi Teladan Bayar PBB-P2
“Korban terakhir berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari ketiga operasi pencarian. Dengan ditemukannya seluruh korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam musibah ini,” ujarnya.
Operasi SAR secara resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Untuk itu, operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan pelayaran di perairan Desa Labuan Mas dinyatakan selesai.
Sebelumnya, insiden kecelakaan di laut pertama kali dilaporkan pada 17 Juni 2026 oleh Kanit Reskrim Polsek Pulau Laut Selatan, Aiptu Sutrisno. Menurut informasi yang diterima, terjadi tabrakan antara kapal nelayan dan kapal penumpang yang membuat tujuh penumpang menjadi korban.
Baca juga: Mencari 11 Anggota DPR RI Dapil Kalsel Tapi Tak Pernah Muncul di Banua
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Rescue Pos SAR Kotabaru, Lanal Kotabaru, Polair Kotabaru, Polsek Sebuku, BPBD Kotabaru, hingga nelayan setempat.
Operasi pencarian didukung oleh sejumlah peralatan dan sarana, seperti Rigid Inflatable Boat (RIB), Rescue Car, peralatan komunikasi, peralatan water rescue, peralatan selam, perangkat Starlink, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Selama pelaksanaan operasi, tim melakukan penyisiran di area pencarian melalui jalur laut dan pesisir pantai. Cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu kendala yang dihadapi di lapangan, namun tidak mengurangi upaya maksimal seluruh unsur SAR dalam menemukan korban.(Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluAliansi BEM Kalsel Kembali Berunjuk Rasa, Mahasiswa Kembali Dikecewakan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluKafilah HSU Apresiasi Malam Ta’aruf MTQ ke‑37 Kalsel
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluHMI se Kalsel Layangkan Delapan Tuntutan ke Wakil Rakyat
-
Hukum3 hari yang laluLima Tersangka dari 128,7 Kg Sabu Jaringan Narkoba Lintas Provinsi
-
Kalimantan Selatan1 hari yang lalu11 Wakil Rakyat Kalsel Tak Satupun Muncul, Warga Sidomulyo 1 Kecewa
-
HEADLINE2 hari yang laluMencari 11 Anggota DPR RI Dapil Kalsel Tapi Tak Pernah Muncul di Banua


