HEADLINE
BNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus meluas hingga mencapai lebih dari 1.500 hektare. Untuk mempercepat upaya pemadaman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan guna memadamkan api dengan mengerahkan dua pesawat Cessna untuk mencapai kawasan lahan gambut yang sulit dijangkau.
OMC dilakukan menggunakan pesawat Cessna yang disiagakan di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Penyemaian awan (cloud seeding) dengan bahan natrium klorida (NaCl) dilakukan sejak pagi hingga malam hari sesuai kondisi pertumbuhan awan hujan.
BNPB mengerahkan dua unit pesawat untuk memaksimalkan operasi tersebut. Wilayah sasaran meliputi Tumbang Nusa di Kabupaten Pulang Pisau, Kameloh Baru di Kota Palangka Raya, serta sejumlah titik di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Baca juga: “BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng, Ahmad Toyib mengatakan, operasi modifikasi cuaca menjadi langkah penting untuk membantu penanganan karhutla yang semakin meluas.
“Untuk modifikasi cuaca ini dilakukan berdasarkan pemantauan pertumbuhan awan hujan yang dilakukan pihak BMKG menggunakan pesawat Cessna. Berdasarkan arahan Kepala BNPB, kegiatan ini dapat dilakukan hingga malam hari dan telah mendapat dukungan penuh dari Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya,” kata Ahmad Toyib kepada wartawan, Senin (3/8/2026) siang.
Kondisi karhutla di Kalimantan Tengah saat ini semakin mengkhawatirkan. Titik api terus bermunculan di berbagai wilayah, meski sebagian di antaranya telah berhasil dipadamkan.
Baca juga: Per Juli Nilai Tukar Petani Kalsel Naik 1,28 Persen
Menurut Ahmad, Satgas Karhutla telah bekerja maksimal di lapangan. Namun, minimnya sumber air akibat musim kemarau panjang menjadi kendala utama dalam proses pemadaman, khususnya di kawasan lahan gambut.
Berdasarkan data terbaru, luas hutan dan lahan yang terbakar di Kalimantan Tengah telah melampaui 1.500 hektare, mencakup kawasan hutan maupun lahan gambut.
Ahmad berharap operasi modifikasi cuaca yang telah berlangsung beberapa hari terakhir mampu memicu terbentuknya awan hujan dengan intensitas tinggi sehingga bara api yang berada di lapisan gambut dapat dipadamkan secara menyeluruh. (Kanalkalimantan.com/Beritasatu)
Editor: kk
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluMPP Banjarbaru Dikunjungi Komisi III DPR RI
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDiikuti 725 Peserta, Bupati Secara Resmi Buka MTQ Tingkat Kabupaten Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPerlu Jaringan Kereta Api Kalimantan, Perkuat Konektivitas Antarwilayah
-
Budaya2 hari yang lalu“Puisi dalam Banyak Wajah” Apresiasi Sastra Inklusif Hari Puisi Taman Budaya Kalsel
-
Hukum1 hari yang laluTipu-tipu Ngaku Anggota Polisi, Warga Gunung Tinggi Tanbu Ini Berakhir Bui
-
Kabupaten Balangan1 hari yang laluBPBD Balangan Bekali Kemampuan Relawan Destana


