Connect with us

Kota Banjarmasin

Kalsel Segera Miliki Perpustakaan Khusus Layanan Penyandang Disabilitas

Diterbitkan

pada

Gedung Perpustakaan Layanan Disabilitas milik Dispersip Kalsel yang terletak di Jalan A Yani Kilometer 6 Kota Banjarmasin. Foto: Rizki

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kesetaraan pelayanan bagi kalangan penyandang disabilitas sepertinya akan segera terwujud di Kalimantan Selatan dengan hadirnya perpustakaan ramah disabilitas.

Hal tersebut dapat terlihat dari bangunan gedung Perpustakaan Layanan Disabilitas yang baru saja rampung dibangun Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan di Jalan A Yani Kilometer 6 Kota Banjarmasin.

Kepala Dispersip Kalsel, Dr Nunung Nurliyani melalui Kabid Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Akhyar mengatakan jika gedung yang dibangun dari alokasi dana khusus Pemerintah Pusat tersebut sudah selesai dibangun.

Ditanya terkait kapan mulai dioperasikannya gedung layanan disabilitas tersebut, Wildan mengatakan jika pihaknya saat ini masih melakukan persiapan dan akan segera diresmikan dalam waktu dekat.

Baca juga: Target Tanam Padi 1.020 Hektare Food Estate Dadahup, Mentan SYL: Lahan Paling Siap dan Tersedia Itu di Kalimantan

“Segera akan diresmikan dan akan diusahakan tahun ini,” katanya saat ditemui kanalkalimantan.com Kamis (16/2/2023).

Wildan mengatakan jika pihaknya saat ini sedang mempersiapkan fasilitas pendukung agar gedung tersebut dapat dioperasikan untuk  penyandang disabilitas.

“Saat ini kami sedang persiapan untuk operasional agar bisa dimanfaatkan oleh penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Meskipun secara fisik bangunan tersebut sudah rampung dan fasilitas pendukung lain seperti kursi, meja, rak buku sudah tersedia, namun Wildan mengatakan jika masih belum banyak tersedia buku-buku Braile.

Selain kekurangan buku khusus penyandang disabilitas tersebut, ia juga mengungkapkan jika belum tersedianya kaca pembesar yang dibutuhkan untuk membaca bagi penyandang disabilitas.

“Untuk infrastruktur sudah siap, tapi kita masih kekurangan Braile, buku-bukunya belum ada,” ungkapnya.

“Ruangnya sangat banyak, misal alat pembesar untuk membaca itu kita belum punya,” tambah Kabid Pelayanan dan Pembinaan Dispersip Kalsel.

Baca juga: Petugas Pantarlih KPU HSU Coklit Data Pemilih

Untuk itu, pihaknya pada tahun 2023 ini juga sudah menyiapkan alokasi anggaran untuk penyediaan buku khusus penyandang disabilitas tersebut.

Disamping itu, pihaknya juga mengharapkan dukungan dari sejumlah pihak untuk melengkapi fasilitas layanan perpustakaan berkonsep ramah disabilitas tersebut.

“Kami juga mengeksplor dari pihak luar, kita melayangkan surat ke bank Kalsel, PLN, dan kami membuka ruang kepada masyarakat yang mau membantu,” ungkapnya.

Selain persiapan insfratruktur, Dispersip Kalsel juga gencar melaksanakan sosialisasi terhadap layanan perpustakaan disabilitas.

Seperti pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang diselenggarakan pada Kamis (16/2/2023) bertempat di Aula Dispersip Kalsel, pihaknya memberikan sosialisasi terhadap penyandang disabilitas serta pembekalan terhadap petugas layanan perpustakaan disabilitas.

Baca juga: Disambar Petir, Pemuda 19 Tahun Tewas di Tengah Sawah

“Acara ini sebagai wujud implementasi Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 2006 tentang penyandang disabilitas serta Perda Provinsi Kalsel nomor 4 tahun 2019 tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas,” ungkap Wildan.

Puluhan penyandang disabilitas dari tuna rungu, tuna wicara, tuna netra dan petugas perpustakaan Dispersip Kalsel yang disiapkan untuk melayani  penyandang disabilitas hadir pada sosialisasi tersebut.

Dispersip kalsel juga menghadirkan narasumber antara lain Dr Utomo Mpd yang merupakan Kordinator Program Studi Pendidikan Khusus FKIP ULM dan Nina Fitrianoor SPd sebagai juru bahasa isyarat.

Pada kegiatan tersebut juga disediakan penerjemah bahasa isyarat untuk membantu penyandang disabilitas dalam mengikuti sosialisasi dan pelatihan.

Wildan berharap dengan diselenggarakan kegiatan tersebut dapat memberikan pemembekalan bagi para petugas perpustakaan layanan disabilita, serta dapat memenuhi kebutuhan para penyandang disabilitas.

“Harapan kita dapat mengakomodir kebutuhan teman-teman disabilitas di Provinsi Kalimantan Selatan,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/rizki)

Reporter: rizki
Editor: cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->