Kabupaten Pulang Pisau
Kajian Model Bisnis Pertanian, Ini Harapan Wabup Pulang Pisau
KANALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Jayadikarta menyampaikan harapan agar ekspose akhir kajian model bisnis pertanian berkelanjutan berbasis kelompok tani tahun 2025 membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani. Kegiatan ini di aula Bapperida Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (10/7/2025)
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan kajian ini. Pemerintah daerah berharap hasil dari kajian ini memberikan masukan yang bermanfaat dalam memperbaiki kebijakan food estate dan tentunya memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Pulang Pisau,” ujar Ahmad Jayadikarta.
Kajian tersebut mengusung model bisnis pertanian berkelanjutan yang berbasis kelompok tani, dengan tujuan menciptakan sistem pertanian yang menguntungkan secara ekonomi, berkeadilan sosial, dan lestari secara ekologis.
Baca juga: Wabup Kapuas Pimpin Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Triwulan II
Menurut Wakil Bupati, kajian ini diharapkan menjadi pijakan dalam membentuk kebijakan pertanian yang lebih efektif dan inklusif, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan petani.
Dalam penyusunannya, kajian ini merujuk pada tiga regulasi nasional, yaitu Permenlhk Nomor 24 Tahun 2020, Permenlhk Nomor 7 Tahun 2021, dan Perpres Nomor 125 Tahun 2022. Proses penyusunan juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, pendamping lapangan, serta partisipasi aktif dari kelompok tani.
Ahmad Jayadikarta menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pemangku kepentingan, tim kajian, OPD terkait, dan kelompok tani yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Baca juga: Soroti Kenakalan Remaja di Ibu Kota, Ketua DPRD Banjarbaru: Orangtua Harus Beri Perhatian Lebih
Wabup Ahmad Jayadikarta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan di daerah. “Dengan kerja keras bersama, saya yakin tujuan tersebut dapat kita capai,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/bahrawi)
Reporter: bahrawi
Editor: kk
-
HEADLINE3 hari yang laluKucuran Dana Seret, Operasional Dapur MBG di Banjarbaru Terhambat
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluBegini Respon Wali Kota Lisa Halaby Soal Pertamax Naik
-
Kota Banjarbaru3 hari yang lalu205 PNS Pemko Banjarbaru akan Masuki Masa Pensiun
-
HEADLINE2 hari yang laluCatatan Banjir Kalsel 2025 : 94 Ribu Rumah Terendam, 450 Rumah Rusak
-
Kalimantan Timur23 jam yang lalu9 Tahun di Penjara, Rita Widyasari Pulang Kampung Disambut Warga
-
Olahraga2 hari yang laluProgram Pembinaan dan Pemberian Insentif Berkelanjutan Atlet dan Pelatih

