Connect with us

Politik

Jurus Incumbent Nadjmi-Jaya Rangkul PAN jadi Partai Pengusung di Pilkada Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Nadjmi-Jaya saat mendaftar di DPD PAN Banjarbaru Foto : rico

BANJARBARU, Pasangan Incumbent Nadjmi Adhani-Darmawan Jaya Setiawan akhirnya mendaftar diri ke Partai Amanat Nasional (PAN) usai mengembalikan berkas formulir pendaftaan ke Kantor DPD PAN Banjarbaru, Jumat (29/11) siang. Langkah yang sama juga diikuti kubu penantang Aditya Mufti Ariffin-AR Iwansyah.

Berkas pasangan ini diterima langsung oleh Ketua DPD PAN Banjarbaru, Emi Lasari didampingi Ketua Tim Penjaringan, Antung Nurdin dan jajaran. Nadjmi-Jaya merupakan pasangan kedua yang mengembalikan berkas ke DPD PAN Banjarbaru. Setelah sebelumnya pasangan Sofwat Hadi – Dr Halim yang mencatatkan nama sebagai pengambil tiket pendaftaran pertama di PAN.

“Alhamdulillah, kami sudah diterima oleh Jajaran DPD PAN Banjarbaru dalam pengembalian berkas kali ini. Kami berharap PAN Banjarbaru, menjadi bagian dari pengusung Nadjmi-Jaya pada pertarungan Pilkada 2020,” ungkapnya.

Nadjmi sendiri memiliki pandangan khusus terhadap partai berlambang matahari tersebut. Baginya, PAN diisi oleh orang-orang muda yang mampu menggerakan mesin politik pasangan Incumbent. “PAN ini diisi orang-orang muda dan itu sejalan dengan kami. Kalau orang-orang muda ini bergabung, saya yakin mesin politik kami akan begerak,” terangnya.

Dalam proses pengembalian berkas pendaftaran, Nadjmi-Jaya juga menyertakan hasil survey Indikator yang mencatatkan angka persentase pasangan incumbent masih diatas angin.

Tentunya, maksud survey ini juga untuk ‘merayu’ DPP PAN saat memutuskan kemana nantinya dukungan akan diberikan. Nadjmi-Jaya juga telah menyampaikan poin-poin terkait visi misi serta progres pembagunan yang sudah dilakukan selama menjabat menjadi Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru.

“Terkait hasil survei yang kami berikan, dalam berkas pendaftaran di PAN Banjarbaru ini. Karena politik itu scientifik dan terukur. Ini membuktikan, selisih antara hasil survei dan real perhitungan politik tidak jauh berbeda,” terangnya.

Dia menerangkan, terkait survei yang dilakukan, tidak hanya dari Indikator saja. Tapi juga ada lembaga survei nasional lain yang kredibel. “Insya Allah kami masih jauh selisih elektabilitasnya dari pasangan lain. Sisa waktu 10 bulan harus kerja keras untuk mengejar. Jika secara teori sangat sulit dilakukan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua PAN Banjarbaru Emi Lasari menjelaskan, pada pengembalian ini berkas Petahana sudah diterima. Serta dilakukan verifikasi kelengkapan data. Nanti akan disampaikan dan dilakukan rapat harian oleh DPD PAN guna penetapan bakal calon. “Setelah penetapan Bakal Calon nanti, akan dilakukan rapat pleno dan disampaikan kepada DPW PAN Kalsel. Lalu dilanjutkan ke DPP PAN untuk proses SK dukungan pasangan Bakal Calon nanti,” jelasnya.

Dibeberkannya, DPP PAN nantinya pasti akan meminta masukan, terkait kepada pasangan mana dukungan Pilkada diberikan. Serta akan mempertimbangkan komunikasi dan masukan dari DPD PAN Banjarbaru. Pasalnya DPD PAN Banjarbaru akan berkontribusi banyak, saat SK Rekomendasi dukungan tersebut sudah dijalankan.

“Dari proses awal penerimaan pendaftaran, PAN Banjarbaru tidak ada memberikan sinyal khusus. Kami memberikan ruang yang sama, sinyal khusus nanti kalau sudah terbit SK dari DPP,” tegasnya.(rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->