Connect with us

PILKADA TANBU

Jalan Desa Nyaman, Layanan Kesehatan Tak Repot, Lansia Ini Kenang Era MHM

Diterbitkan

pada

Simbah, warga Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu. foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Ada kerinduan masyarakat akan sosok pemimpin seperti Mardani H Maming (MHM) kala pegang kendali di Tanah Bumbu.

Memimpin Tanah Bumbu selama 8 tahun, MHM dianggap sukses membangun infrastruktur, sarana pendidikan, kesehatan hingga meningkatkan APBD Tanah Bumbu lebih dari Rp1 triliun.

Di pelosok desa Kecamatan Sungai Loban, hasil kerja MHM selama menjabat sebagai bupati sangat dirasakan oleh warga setempat.

Pada masa MHM banyak hal yang baik mereka rasakan. Jangkauan pelayanan kesehatan gratis dengan hanya perlu KTP atau Kartu Keluarga (KK).



Ruas jalan desa penghubung setempat juga tersambung dengan infrastuktur yang sangat memadai berkat sentuhan MHM.

Kini, mereka ingin kembali merasakan kepemimpinan seperti era pemerintahan anak muda yang kini menjabat Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu.

“Kami rindu dengan pak Mardani, orangnya luwes, simpel, dan kerjanya nyata memberikan pelayanan yang baik,” ungkap Simbah, warga Desa Tri Martani, Kecamatan Sungai Loban.

Perempuan yang usianya kini 70 tahun bercerita hasil kerja yang sudah dilakukan MHM yang nyata di desanya.

“Berobat gratis, tidak repot, cukup KTP sudah dilayani perawat. Dan jalan di desa kami nyaman dilewati,” kenangnya.

Simbah berharap kepemimpinan Mardani H Maming akan kembali dirasakan dengan terpilihnya Syafruddin H Maming (SHM) sebagai bupati terpilih di Tanah Bumbu.

SHM alias Cuncung akan maju sebagai calon bupati bersama dengan Muhammad Alpiya Rakhman (MAR).

Jika dipercaya warga untuk memimpin Tanah Bumbu, Cuncung bakal melanjutkan program-program unggulan yang telah digulirkan adiknya itu.

Cuncung menyatakan program unggulan yang fokus akan mereka lanjutkan bila terpilih nanti adalah Tri Dharma pembangunan dengan prioritas penggunaan APBD pada 3 sektor.

“Kita akan lanjutkan program unggulan Tri Dharma yakni bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” ujar SHM.

Pada bidang kesehatan pasangan SHM-MAR akan menggratiskan biaya kesehatan bagi masyarakat Bumi Bersujud.

“Untuk kesehatan kita akan gratiskan meliputi biaya kesehatan dan berobat untuk seluruh masyarakat Tanah Bumbu. Ini dulu pernah dilakukan pada waktu adik saya Mardani H Maming menjabat bupati,” ucapnya.

Selain itu, biaya penanganan kesehatan berupa rujukan ke seluruh rumah sakit lain juga ditanggung oleh pemerintah daerah bagi masyarakat yang memang harus dirujuk.

“Biaya berobat gratis, rujukan ke rumah sakit lain gratis, begitu juga untuk sesar (persalinan bedah), serta khitan atau sunatan,” tuturnya. “Cukup KTP atau KK Tanah Bumbu, Insyaallah masyarakat akan menikmati layanan itu kembali,” tegasnya. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter: rls
Editor: kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PILKADA TANBU

Pasca Debat, Paslon 01 SHM-MAR Kedatangan Cabup Mila Karmila, Cuncung: Kita Ingin Pilkada Damai, Tanpa Intimidasi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Silaturahmi dua Paslon kandidat kepala daerah Kabupaten Tanbu di kediaman Syafruddin H Maming, Selasa (1/12/2020). Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Saling berkompetisi dalam kontestasi pemilihan umum, silaturahmi tetap terjalin. Cara ini ditunjukkan oleh dua Paslon (Pasangan Calon) Kepala Daerah yang akan bertarung dalam Pilkada Tanah Bumbu tahun 2020, yakni Paslon Nomor Urut 1 dan Paslon Nomor Urut 2.

Pasca debat Paslon pada Senin (30/11/20) malam, Calon Bupati Tanah Bumbu Nomor Urut 2, Mila Karmila didampingi Ketua Tim Pemenangan Agus Rismalian Noor SH mengunjungi dan bersilaturahmi ke kediaman Calon Bupati Tanah Bumbu Nomor Urut 1 Syafruddin H Maming atau Cuncung.

Kedua Paslon tersebut beserta tim pemenangan masing-masing berbincang santai sambil menikmati sarapan pagi.

“Kedatangan kami ini untuk bersilaturahmi. Sebagai junior kami merasa perlu membina hubungan baik dengan yang kami anggap senior. Selain itu ada kemiripan visi misi antara Paslon Nomor Urut 2 dengan Nomor Urut 1. Intinya hanya silaturahmi dan untuk mewujudkan Pilkada damai yang mulai dari kami sendiri,” ungkap Agus Rismalian Noor, Selasa (1/12/20) pagi.



 

Sementara itu Cuncung mengungkapkan, pihaknya ingin mewujudkan Pilkada damai, penuh kegembiraan, tak ada intimidasi.

“Kita saling mendukung saja, bila yang terpilih kami, akan mengakomodir visi misi Paslon Nomor Urut 2, begitupun sebaliknya,” ujar Cuncung.

Pada silaturahmi tersebut turut hadir Calon Wakil Bupati Nomor Urut 1, Muhammad Alpiya Rahman. Sementara itu Zainal Arifin, Calon Wakil Bupati Nomor Urut 2 sedang ada keperluan, sehingga tak turut hadir. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

PILKADA TANBU

Mardani H Maming: Terima Kasih DPRD Tanbu Anggarkan Rp 65 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mardani H Maming. Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Mardani H Maming menyampaikan terimaVkasih kepada DPRD Kabupaten Tanah Bumbu yang telah menyetujui anggaran kesehatan gratis dengan syarat cukup dengan KTP elektronik atau KTP-el untuk masyarakat Tanah Bumbu tahun 2021.

Pada rapat paripurna, Jumat (27/11/2020), DPRD Kabupaten Tanah Bumbu akhirnya menyetujui dan mensahkan anggaran kesehatan sebesar Rp 65 miliar dalam APBD tahun anggaran 2021. Dengan anggaran sebesar Rp 65 miliar tersebut diharapkan mampu mengcover layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Kabupaten Tanah Bumbu untuk layanan kelas III.

“Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada DPRD Tanah Bumbu khususnya kepada Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang telah memperjuangkan kembalinya anggaran kesehatan gratis dengan syarat cukup dengan KTP elektronik untuk masyarakat Tanah Bumbu,” kata Mardani H Maming.

Di DPRD Tanah Bumbu sendiri, dari 35 kursi, sebanyak 20 kursi dipegang oleh PDI Perjuangan Gerindra dan PPP. Ketiganya adalah Parpol pengusung pasangan calon nomor 1 Syafruddin H Maming dan M Alpiya Rakhman dalam Pilkada 2020, yang memang gencar ingin mengembalikan pelayanan kesehatan gratis dengan KTP-el.



 

Menurut mantan Bupati Tanah Bumbu dua periode tersebut, dengan disetujuinya anggaran kesehatan gratis sebesar Rp 65 miliar, warga Tanah Bumbu tidak perlu lagi khawatir untuk berobat di tahun 2021. “Pada tahun 2021, warga Tanah Bumbu tak perlu khawatir untuk berobat jika sakit. Karena anggarannya sudah tersedia, dan syaratnya juga tidak berbelit, cukup dengan membawa KTP-elektornik saja,” kata Mardani H Maming.

Apa yang diperjuangkan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu khususnya Fraksi PDI Perjuangan, Gerindra dan PPP tersebut, lanjut Mardani, adalah upaya mengembalikan pelayanan kesehatan gratis seperti yang pernah dilaksanakan saat ia menjabat Bupati Tanah Bumbu di tahun 2010 hingga 2018.

“Saya bersyukur, sistem pelayanan kesehatan gratis dengan syarat cukup dengan KTP saja seperti yang pernah saya laksanakan saat jadi bupati, akhirnya bisa dikembalikan lagi melalui keputusan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Mardani H Maming.

Dalam beberapa kesempatan kampanye untuk pasangan calon (paslon) nomor 1 Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman, Mardani H Maming, mengkritisi kebijakan Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Sudian Noor yang tidak melanjutkan program kesehatan gratis cukup dengan syarat KTP elektronik saja.

Padahal menurut Mardani program kesehatan gratis dengan syarat simpel tersebut adalah program prioritas untuk rakyat Tanah Bumbu.

Kemudian dari sisi anggaran, juga tidak sebanding dengan anggaran layanan kesehatan gratis seperti era Mardani H Maming yang mampu mengcover seluruh warga Tanah Bumbu. Di zaman Mardani H Maming, anggaran kesehatan gratis dengan syarat cukup KTP-el mencapai sekitar Rp 60 miliar untuk layanan kelas III.

Sementara, berdasarkan data, anggaran kesehatan dalam APBD Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2019 hanya sekitar Rp 26,6 miliar yang terdiri dari iuran BPJS sebesar Rp 10,3 miliar dan Jamkesda/Pendamping JKN sebesar Rp 16,3 miliar.

Sedangkan dalam APBD tahun 2020, anggaran kesehatan bagi masyarakat mencapai sekitar Rp 30 miliar, yang terdiri dari iuran BPJS sebesar Rp 18,2 miliar dan dana Jamkesda/pendampingan sekitar Rp 11,7 miliar.

Dana sebesar itu, tentu saja tidak mampu mencover seluruh warga Tanah Bumbu jika ingin berobat gratis untuk layanan kelas III.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 250.000 jiwa, diperkirakan dana yang dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan gratis warga Tanah Bumbu berkisar antara Rp 60 miliar hingga Rp 80 miliar. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->