Kanal
Jadi Kota Perlintasan Kalteng-Kalsel, Buntok Terbuka Jadi Kota Transit dan Perdagangan
BUNTOK, Menjadi arus utama lalu lintas penghubung ke ibukota Palangka Raya ataupun ke Provinsi Kalsel menjadi nilai strategis kota Buntok terus berkembang.
Melihat hal itu, Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri mengaku optimistis jika kota Buntok akan mampu menjadi kota transit dan perdagangan. Seperti yang tertuang dalam rencana pembangunan daerah Kabupaten Barsel.
“Karena Kabupaten Barsel ini berada di kawasan simpul, maka peluang untuk menjadi kota transit dan perdagangan terbuka lebar. Tinggal bagaimana kita mengaturnya saja agar apa yang direncanakan jadi kenyataan,” katanya.
Masih kata orang nomor satu di Barsel, dengan lancarnya arus lalu lintas tersebut, sekaligus kesempatan untuk membuka keterisolasian yang terjadi di empat kabupaten yang ada di DAS Barito. Yakni Kabupaten Barsel, Barito Timur , Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya, untuk menuju Palangka Raya.
“Secara umum Provinsi Kalteng juga terbuka dengan provinsi tetangga yaitu Kalsel, yang mana wilayah paling dekat dengan kota Buntok adalah Kabupaten Tabalong dan Hulu Sungai Utara,” ujarnya.
Ia juga berharap, untuk semakin memperlancar arus penghubung antar kota dan bahkan provinsi tersebut diharapkan dukungan serta kerjasama pula dari masyarakat.
Ditambahkan olehnya salah satunya dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang disediakan di daerah setempat.
“Hal ini juga guna memperlancar arus ekonomi, barang dan jasa,” pungkasnya.(digdo)
Editor : Bie
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluMenembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluJalan Santai Bersama Ketua DPRD Banjarbaru di Cempaka Sari
-
Kalimantan Timur2 hari yang laluKarhutla di Kaltim Meluas, 752 Hektare Terbakar dalam Sebulan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluTransformasi “SI PESAN PENA” HSU, Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Desa




