Kabupaten Hulu Sungai Utara
Hutan Desa Tambak Sari Panji Wakil Kalsel Lomba Wana Lestari KLH RI
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Desa Tambak Sari Panji, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjadi salah satu desa di Kalimantan Selatan yang mendapatkan penilaian Wana Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia.
Desa Tambak Sari Panji menjadi salah satu perwakilan Kalsel yang meraih juara pertama tingkat provinsi untuk kategori Hutan Desa, bersama wakil dari Kabupaten Kotabaru yang meraih juara pertama untuk kategori Hutan Kemasyarakatan sehingga mendapatkan penilaian langsung dari KLH RI.
Kedatangan tim verifikasi penilaian Wana Lestari disambut meriah oleh masyarakat setempat dengan iringan kesenian tradisional hadrah, mencerminkan antusiasme dan semangat masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Adi Lesmana yang turut menyambut langsung kedatangan tim penilai mengucapkan selamat datang kepada tim verifikasi dan menyampaikan rasa bangga serta syukur atas prestasi yang telah diraih Desa Tambak Sari Panji.
Baca juga: Bupati Kapuas Serahkan Bantuan Sarana Prasarana Pendukung untuk Kelompok Pembudidaya Ikan

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena Desa Tambak Sari Panji berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dalam kategori Hutan Desa. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras masyarakat bersama pemerintah desa dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sekitar,” kata Sekda, saat menyambut di Desa Tambak Sari Panji, Selasa (15/7/2025).
Adi Lesmana menyebut bahwa hutan di desa ini masih sangat terjaga kelestariannya, terjaga habitat alami berbagai satwa liar seperti burung, rusa payau, dan lainnya.
“Desa Tambak Sari Panji adalah harapan besar kita dalam lomba Wana Lestari tingkat nasional. Mudah-mudahan nantinya bisa meraih juara dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat,” tambahnya.
Baca juga: Selesaikan Pelatihan di BLK Amuntai, Sekda HSU: Siap Bersaing di Dunia Kerja
Desa Tambak Sari Panji diharapkan mampu membawa nama Kabupaten Hulu Sungai Utara ke tingkat nasional dan terus mengembangkan potensi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Kepala Desa Tambak Sari Panji, Bina Yasud menyebut berbagai potensi dan usaha yang dikembangkan masyarakat desa, mulai dari kerajinan anyaman purun, lahan purun yang luas, pengolahan hasil perikanan seperti abon ikan, madu kelulut yang mampu menghasilkan 2–3 liter per panen, hingga sektor pariwisata yang dikembangkan dengan nama Swargaloka, destinasi alam berbasis masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi dari KLH RI, Istianah Siregar mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari proses penilaian lapangan lomba Wana Lestari.
Baca juga: Komisi III Dorong Taman Kehati Banjarbaru Menjadi Wisata Edukasi
“Kami datang untuk melihat langsung bagaimana pelaksanaan dan pengelolaan hutan desa di Tambak Sari Panji, termasuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya.
Aspek yang dinilai mencakup kelengkapan administrasi, dampak kegiatan terhadap masyarakat, inovasi lokal, serta kontribusi terhadap konservasi lingkungan hidup.
Dia juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif masyarakat HSU dalam menjaga alam, serta berharap semangat ini terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain. (Kanalkalimantan.com/dew).
Reporter: dew
Editor: kk
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluPembangunan Markas Kodam Lambung Mangkurat Dimulai
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluSentuhan Wali Kota Lisa, Banjarbaru Terbaik I Penanganan Stunting dan Kemiskinan Kalimantan
-
Budaya2 hari yang laluDari Ide Ke Panggung, Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Profesionalisme dan Ekosistem Seni Indonesia
-
HEADLINE2 hari yang laluKetika Efektivitas MBG Dipermasalahkan, Presiden Prabowo Rasa ‘CEO MBG’
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluDWP Kabupaten Kapuas Gelar Lomba Kebaya Kartini
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang lalu98 Petinju Muda Tampil di Kejurprov Tinju 2026 Amuntai





