Viral
Harganya Rp180 Ribu, Masker Wajah Bolong-Bolong Ini Dicibir Warganet
KANALKALIMANTAN.COM – PrettyLittleThing dihujat warganet gara-gara desain produk mereka yang dinamai Black Diamante Fishnet Mask. Masker tersebut dikatakan sama sekali tak berguna karena tidak menawarkan perlindungan apapun.
Masker wajah kini telah menjadi kebutuhan penting untuk melindungi orang-orang dari virus corona Covid-19. Agar efektif, tentu saja masker tersebut harus menutupi mulut dan hidung serta dibuat dari bahan yang sesuai.
Melansir The Sun, masker seharga 10 poundsterling atau sekitar Rp183 ribu itu memang begitu cantik dihiasi rhinestone. Namun, hal mendasar soal upaya melindungi diri dari virus tidak ada dalam masker dengan model jaring-jaring yang dijual PrettyLittleThings tersebut.
Desain masker itupun dikritik oleh warganet di Twitter. Banyak yang menghujat, bahkan menyebut produk tersebut konyol.

Desain masker keluaran PrettyLittleThing dihujat warganet.(Twitter/@_imogenjayde)
Salah satu warganet yang cuitannya menjadi viral adalah pemilik akun @_imogenjayde. Dia mengunggah hasil tangkap layar laman PrettyLitteThings dan berkomentar, “Pikirkan PLT melewatkan intinya.”
Hingga Kamis (16/7/2020), cuitan tersebut telah disukai sebanyak lebih dari 25 ribu kali dan mengumpulkan 2,3 ribu retweets. Warganet pun banyak yang turut berkomentar lewat unggahan terkait.
“Hal paling tidak berguna yang pernah aku lihat,” komentar seorang warganet. (suara.com)
Editor : kk
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluGerak Cepat PLN UPT Banjarbaru Pulihkan Gangguan Transmisi 150kV
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluPATELKI HSU Gelar Baksos Periksa Kesehatan Pelajar
-
HEADLINE2 hari yang laluTabrakan Kereta di Bekasi: 14 Meninggal Dunia, 84 Luka-luka, Libatkan Taksi Green SM
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluAmuntai Expo 2026 Ditutup, 11 Hari Perputaran Uang Capai Rp1,7 Miliar
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluMemperkuat Bahasa Daerah Lewat “Samarak Berbahasa Banjar” di SMPN 10 Banjarmasin
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluDPRD HSU Beri Catatan Rekomendasi LKPj Kepala Daerah 2025






