Hukum
Gudang Belakang Rumah Almarhum Fitri Zamzam Terbakar
BANJARBARU, Akibat arus pendek listrik gudang samping rumah almarhum Fitri Zamzam alias Dewa Pahuluan di jalan Kemuning Banjarbaru seberang gerbang Pasar Bauntung terbakar, Rabu (14/2) pukul 02.10 Wita dinihari.
Saat warga terbuai mimpi dalam tidur lelap langsung dibikin terkejut, suara sirine mobil pemadam kebakaran memecah keheningan malam.
Barisan pemadam tersebut menuju ke jalan A Yani Km 34 Banjarbaru, mendapati salah satu rumah sedang terbakar di bagian belakang. Dengan respon cepat, relawan pemadam kebakaran langsung bergerak melakukan pemadaman.
Gudang di bagian belakang rumah yang terbakar itu ternyata milik Almarhum Fitri Zamzam, salah satu tokoh di Banjarbaru meninggal 2017 lalu. Respon cepat dan tanggap anggota Damkar berhasil memandamkan api yang mulai melalap ke bagian rumah hanya dalam hitungan menit.
M Zaini, anggota Banjarbaru Rescue mengaku, kobaran api dapat segera diatasi dan tidak sempat meluas.
“Kalau lambat akan merembet ke rumah lain, karena di sini lokasi permukiman penduduk yang cukup padat dan saling dempet,†katanya. Rumah nomor 1A tersebut hanya terbakar di bagian dinding dan plafon gudang tempat penampungan barang bekas.
“Terbakarnya sekitar 35 persen,†tambahnya.
Mengenai penyebab kebakaran, pihaknya menduga dikarenakan adanya hubungan arus pendek listrik.
“Dugaan sementara korsleting, lantaran apinya ada di bagian atas dan di rumah tidak ada yang menyalakan kompor ataupun api,†pungkasnya. (rico)
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE2 hari yang laluGubernur Kalsel Takkan Cabut Usulan Taman Nasional Meratus
-
HEADLINE2 hari yang lalu7 Tuntutan Pengunjuk Rasa di Kantor Gubernur Kalsel, Tolak Taman Nasional Meratus!
-
HEADLINE21 jam yang laluTolak Cabut Usulan Taman Nasional Meratus ‘Kado’ Hari Lingkungan Hidup Sedunia
-
HEADLINE2 hari yang laluBREAKING NEWS! Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang lalu“Koin Keadilan” untuk Warga Sidomulyo 1 Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluMahasiswa Banua Anam Minta Wilayah Hulu Sungai Diperhatikan

