Teknologi
Fujifilm Kembali Produksi Film Monokrom
Setelah satu tahun lamanya berhenti membuat film monokrom, Fujifilm memutuskan kembali memproduksinya setelah mendapatkan dukungan dari generasi milenial.
Sebagaimana dikutip dari The Verge pada Rabu (12/6/2019), produsen kamera asal Jepang itu menerima masukan dari generasi milenial dan Gen Z, yang mereka deskripsikan sebagai
Fujifilm mengaku kembali memasuki pasar film negatif ini setelah mendapat masukan dari golongan milenial dan Gen Z, yang dideskripsikan oleh Fujifilm sebagai penggemar baru film monokrom.
Sebagai penanda kembalinya Fujifilm ke pasar film ‘negatif’ monokrom ini, mereka mengembangkan film Neopan 100 Acros II.
Di era kejayaannya, Acros merupakan merek ikonik Fujifilm yang juga dipakai sebagai ‘filter’ simulasi film monokrom di jajaran kamera seri X-nya. Nantinya, Neopan 100 Acros II akan tersedia dalam format 35 mm dan 120 mm.
Fujifilm mengklaim, film negatif besutannya itu bakal mempunyai grain yang lebih halus dan ketajaman lebih tinggi dibanding Neopan 100 Acros terdahulu karena dilengkapi teknologi Super Fine-Σ.
Rencananya, film monokrom ini sendiri mulai dijual untuk wilayah Jepang pada musim gugur 2019 dan akan didistribusikan ke pasar lainnya sesuai dengan permintaan. (suara.com)
Editor : Kk
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluDua Putra-Putri Terbaik Kalsel Ikuti Pelatihan Paskibraka Nasional 2026
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluDukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Banjar Jadi Responden Perdana
-
Olahraga3 hari yang laluMusprov Luar Biasa Kormi Kalsel Digelar
-
DPRD KAPUAS1 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Dorong Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluAnggota DPRD Palangka Raya Mendorong Penanganan Kawasan Kumuh
-
HEADLINE2 hari yang laluPuncak Kemarau di Kalsel Diprediksi Terjadi Agustus – September


