Connect with us

Kota Banjarbaru

Empat SMP di Banjarbaru Belum Bisa Gelar UNBK Mandiri

Diterbitkan

pada

Pelaksanaan UNBK di Banjarbaru berjalan lancar Foto : rico

BANJARBARU, Seluruh pelajar Sekolah Menegah Pertama (SMP) mulai melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), tidak terkecuali di Kota Banjarbaru. Pelaksanaan hari perdana ini diklaim berjalan lancar oleh Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, M Aswan melalui Kabid Bina SMP, Alamsyah menyatakan bahwa dari pantauannya pelaksanaan UNBK berjalan lancar di hari perdana.

“Alhamdulillah sampai siang ini berjalan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan kendala,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru H Muhammad Aswan saat melakukan peninjauan UNBK di SMPN 1 dan SMPN 6 Kota Banjarbaru.

Darmawan Jaya Setiawan memastikan kesiapan komponen komponen penyelenggara UNBK yang termasuk dari pengawas hingga tidak ada kendala dalam pelaksanaan UNBK. Baik terkait server, kelistrikkan, dan masalah teknis lainnya.

Mengutip dari data Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, M Aswan mengatakan UNBK kali ini diikuti oleh 4.121 siswa SMP/Sederajat di Kota Banjarbaru. Adapaun rincian sekolah terdiri dari 14 SMP Negeri, 8 SMP Swasta serta 13 Madrasah.

Namun, meski begitu masih ada sejumlah sekolah yang masih belum melaksanakan UNBK secara mandiri dan terpaksa dilaksanakan bergabung disatu tempat. “Benar ada empat sekolah yang tidak bisa melaksanakan secara mandiri, yaitu SMPN 8, 5, 9 dan 11. Jadi pelaksanaan UNBK bergabung, seperti halnya SMPN 8 dan SMPN 5 Banjarbaru digabung jadi satu sekolah, digelar di SMKN 2 Banjarbaru,”  kata Aswan.

Di sisi lain, saat ditemui diruangannya, Kepala Sekolah SMPN 8 Banjarbaru, Dewi Sakura menerangkan bahwa pelaksanaan UNBK hari pertama bagi siswanya tidak ada kendala. Ia juga menerangkan, pihaknya telah menyiapkan antisipasi terkait gangguan listrik atau jaringan. Dewi mengatakan bahwa hal itu sudah diantisipasi dengan berkoordinasi bersama pihak Telkom dan PLN. “Aman-aman saja, server juga lancar. Siswa kita juga Alhamdulillah bisa menghadapinya,” katanya.

Total siswa SMPN 8 sendiri kata Dewi berjumlah 170 siswa. Sebelum hari H UNBK. Pihak sekolah sebutnya sudah melakukan persiapan menghadapi UNBK ini. “Dari try out dan simulasi sudah kita gelar. Juga tak lupa dilaksanakan Salat Hajat bersama,” ujarnya.

Senada, Kepala Sekolah SMPN 5 Banjarbaru, Undi Sukarya juga mengatakan kalau siswanya tak mengalami kendala berarti. Bahkan sebutnya mayoritas siswanya lebih cepat menyelesaikan soal dari waktu yang ditentukan. “Sejauh ini tidak ada kendala dan gangguan. Malah siswa lebih cepat menyelesaikan tugasnya. Karena memang kita persiapannya sudah lama sekali, dari bulan Agustus,” ujarnya.

Tidak jauh berbeda dengan SMPN 8. Undi bercerita sebanyak 322 siswanya turut dibekali Salat Hajat sebelum menggelar UNBK. Bedanya, orang tua siswa disebutnya diajak dalam salat hajat ini. “Kalau tryout sama simulasi kan jelas, juga ada tambahan materi. Nah kita adakan salat hajat bersama orang tua juga. Wali atau orang tua juga kita minta agar menaruh perhatian lebih terkait persiapan UNBK ini, anak misalnya jangan dibebani tugas tambahan menjelang hari H,” bebernya.

Perlu diketahui, sesuai dengan jadwal UNBK, pelaksanaan akan dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama dimulai dari pukul 07.30-09.30 Wita, sesi kedua dari pukul 10.30-12.30 Wita dan sesi ketiga dari pukul 14.00-16.00 Wita. Untuk hari pertama UNBK akan diujikan Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir IPA. (Rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->