Connect with us

HEADLINE

Dua Jasad Masih Utuh saat Pemindahan Makam di Sekumpul

Diterbitkan

pada

Lubang makam baru yang disiapkan dengan alat berat di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, setelah makam-makam di Kelurahan Sekumpul dibongkar dan dipindahkan. foto : ist

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dua jasad dari 17 makam yang dipindahkan dari permakaman di Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, dilakukan dalam kondisi masih utuh.

Pemindahan jasad yang diperkirakan sudah beberapa tahun terkubur tersebut dilakukan dalam realisasi revitalisasi Sekumpul.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar sejak Sabtu (22/5/2021) kemarin, telah memindahkan 17 makam dari 59 makam yang akan dipindahkan ke permakaman Desa Tungkaran.

Baca juga : Jelang Pilkades Serentak Tim Kabupaten Banjar Tinjau ke TPS di Desa



Sesuai rencana, secara bertahap enam makam dipindahkan setiap hari dan sisanya disambung pada hari berikutnya.

“Ada 17 makam yang sudah kami pindah dan dua makam kami dapati jasadnya dalam keadaan utuh,” kata Pembakal (Kepala Desa) Tungkaran Salmani.

Salmani mengemukakan, jasad yang dipindah dalam keadaan utuh tersebut bernomor 58 dan 59 atas nama Idrus dan Samidri.

Selanjutnya, untuk memakamkan 59 jasad yang dipindahkan dari areal permakaman di Kelurahan Sekumpul ke Desa Tungkaran, Salmani mengemukakan, petugas menggunakan eksavator untuk menggali lubang-lubang baru.

Lurah Sekumpul Gusti Marhusin menyebutkan, makam-makam di belakang dan di luar Panti Werdha Budi Sejahtera, sudah ada sejak tahun 2015. Dengan demikian keberadaan makam-makam itu berlangsung sejak enam tahun sampai sekarang.

Pembongkaran makam di pekuburan panti sosial Tresna Werdha di Kelurahan Sekumpul, Martapura, Sabtu (22/5/2021). Foto: mckominfobanjar

Sebelumnya, penataan kawasan Sekumpul untuk menjadi obyek wisata religi dilakukan secara bertahap oleh Pemkab Banjar. Setidaknya revitalisasi kawasan Sekumpul akan digarap melalui tiga segmen sehabis Lebaran. Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi.

“Penataan kawasan Sekumpul akan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri. Pada awal penataan adalah segmen 1 yakni mulai Jalan A Yani hingga jembatan irigasi,” ujarnya kepada Kanalkalimantan.com.

Dia mengatakan untuk segmen pertama, puluhan makam di kawasan Sekumpul akan dipindahkan.

Ada kurang lebih 50 makam yang akan kita pindahkan ke pemakaman di Desa Tungkaran,” sambungnya.

Dia berharap proses pemindahan makam bisa berlangsung lancar, dan pada akhirnya penataan kawasan Sekumpul bisa dilaksanakan sesuai rencana.

Baca juga : “Little Indonesia” Resmi Berdiri di Kota Somersworth, New Hampshire

Pun Sekda Banjar HM Hilman mengatakan, revitalisasi penataan kawasan Sekumpul untuk memfasilitasi para peziarah ke makam Guru Sekumpul terutama pada saat Haul Guru Sekumpul. Adapun segmen 1 kawasan yang akan dibenahi dari Jalan A Yani sampai jembatan irigasi, termasuk pembangunan gerbang yang menyatu dengan Masjid Syiarussalihin atau Masjid Pancasila.

Lalu Segmen 2 dari irigasi sampai komplek Ar Raudhah, dan dilanjutkan segmen 3 sampai Sekumpul ujung.

“Pelaksanaan pekerjaan penataan kawasan Sekumpul dimulai pada tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Perkiraan pendanaan sebesar Rp 200 sampai dengan Rp 250 miliar, pada tahap awal pekerjaan dimulai dari segmen 1 dari Jalan A Yani sampai dengan jembatan irigasi,” ungkapnya Selasa (20/4/2021). (kanalkalimantan.com/al)

 

Reporter : Al
Editor : Kk

 

 


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->