Connect with us

Kriminal Banjarmasin

Ditreskrimsus Bongkar Jaringan Penjualan Satwa Dilindungi di Kalsel

Diterbitkan

pada

Sejumlah binatang langka berhasil diamankan Polda Kalsel dalam kasus penjualan satwa yang dilindungi. Foto: akurat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Polda Kalsel berhasil membongkar jaringan pejualan satwa dilindungi, Selasa (17/3/2020). Sejumlah binatang langka khas Kalsel diantaranya 17 ekor anak kucing kuwuk, kuskus selatan, dan burung kangkareng hitam, ditemukan di sebuah rumah di Jl Sulawesi RT 16 RW 2, Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Banjarmasin.

Penjulan satwa dilindungi ini diungkap jajaran Subdit IV Tindak Pidana Tertentu, Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus. Guna melihat satwa dilindungi ini, Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel Mahrus Ariandi, mendatangi Ditreskrimsus, Rabu (18/3/2020) guna melihat kondisi binatang yang diamankan.

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Kalsel, Kombes M Masrur, didampingi Kasubdit IV Tipidter, AKBP Endang Agustina mengatakan, pihaknya telah beberapa kali mengungkap kasus satwa dillindungi. “Ini sekitar keempat kalinya. Hasil penyelidikan anggota di lapangan, di temukan satwa dilindungi, yakni kucing kuwuk 17 ekor, satu kuskus selatan dan satu burung kangkareng hitam,” terangnya.

Dalam kasus ini polisi berhasil mengamankan dua tersangka yakni M Rizki dan Asrani yang diduga menjadi pelaku penjualan satwa dilindungi ini. Dari 2 tersangka tersebut, pihaknya menjerat dengan pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) huruf (a) UU RI No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo Pasal 55 KUHP.



Rencananya, binatang tersebut akan diserahkan ke BKSDA untuk dirawat.

Sementara itu, Kepala BKSDA Kalsel Mahrus Ariandi mengapresiasi pihak Polda Kalsel yang telah menemukan satwa dilindungi ini. “Kondisi satwa tersebut, ada yang sehat dan ada yang sakit. Kami berharap setelah ini proses pemeriksaan hewan, jika memungkinkan dalam beberapa hari ini kondisi sehat, tentunya akan dilepasliarkan,” katanya. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->