Kabupaten Kapuas
Catatan Setahun Kepemimpinan Wiyatno – Dodo
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Bulan Februari 2026, tepat H Muhammad Wiyatno bersama Wakil Bupati Dodo genap satu tahun memimpin Kabupaten Kapuas. Dalam kurun waktu tersebut, sejumlah perubahan dan pembenahan dilakukan, baik pada sektor infrastruktur, penataan kota, maupun tata kelola pemerintahan.
Di wilayah Kota Kuala Kapuas, perubahan terlihat pada penataan gerbang masuk kota dan pemasangan lampu penerangan jalan yang lebih estetik. Sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Patih Rumbih, Meranti, Tjilik Riwut, Keruing, Jawa, hingga Jalan Pemuda mengalami penataan yang memberikan nuansa baru bagi wajah kota. Selain itu, Taman Adipura di kawasan simpang lima menjadi salah satu titik ruang publik yang mendapat perhatian.
Namun, pembangunan tidak hanya terfokus di kawasan perkotaan. Kabupaten Kapuas yang memiliki luas wilayah sekitar 17.070,39 kilometer persegi dengan 17 kecamatan, 214 desa, dan 17 kelurahan, menghadapi tantangan pembangunan yang cukup kompleks. Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas karena berperan penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta distribusi barang dan jasa.
Baca juga: Catatan 1 Tahun Muhidin-Hasnur: Komunikasi Publik Tak Bagus

Pemerintah daerah menilai pembangunan infrastruktur memiliki dampak berantai terhadap perekonomian. Selain meningkatkan aksesibilitas, proyek fisik juga menyerap tenaga kerja serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.
Di sektor pemerintahan, penataan birokrasi turut dilakukan guna meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi perangkat daerah. Perombakan sejumlah pejabat menjadi bagian dari langkah penyesuaian untuk mempercepat ritme kerja pemerintahan.
Salah satu capaian yang dicatat dalam satu tahun terakhir adalah diraihnya kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Sebelumnya, Kapuas sempat memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Kembalinya opini WTP dinilai sebagai indikator perbaikan dalam tata kelola keuangan daerah.
Baca juga: 1 Tahun Kepemimpinan Yamin-Ananda: ‘Rapor Merah’ Empat Sektor Ini

Meski demikian, satu tahun dinilai belum cukup untuk mengukur seluruh hasil pembangunan secara menyeluruh. Pemerintah daerah menyatakan komitmen untuk melanjutkan program prioritas dan menjaga kesinambungan pembangunan di berbagai sektor.
Dengan wilayah yang luas dan karakteristik daerah yang beragam, tantangan pembangunan di Kabupaten Kapuas diperkirakan masih akan terus berlanjut. Pemerintah daerah menegaskan bahwa percepatan pembangunan dan peningkatan tata kelola akan tetap menjadi fokus pada tahun-tahun berikutnya. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluDua Putra-Putri Terbaik Kalsel Ikuti Pelatihan Paskibraka Nasional 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Banjar Jadi Responden Perdana
-
Olahraga3 hari yang laluMusprov Luar Biasa Kormi Kalsel Digelar
-
DPRD KAPUAS2 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Dorong Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
-
DPRD Kota Palangka Raya3 hari yang laluAnggota DPRD Palangka Raya Mendorong Penanganan Kawasan Kumuh
-
HEADLINE3 hari yang laluPuncak Kemarau di Kalsel Diprediksi Terjadi Agustus – September


